Pemerintahan
Terpantau Mangkrak, Rest Area Bunder Bakal Dapat Prioritas Pengembangan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejumlah Rest Area megah yang dibangun dengan dana miliaran rupiah saat ini belum berfungsi maksimal. Di beberapa titik, Rest Area yang sebenarnya dibangun di lokasi strategis tersebut justru minim kegiatan dan sepi kunjungan.
Melihat kenyataan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berencana akan memaksimalkan kembali fungsi rest area yang selama ini tak berfungsi atau mangkrak. Dua rest area rencananya akan dibangun untuk tak hanya memberikan layanan namun juga meghidupkan kegiatan ekonomi masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul, Ir. Drajad Ruswandono mengatakan, salah satu rest area yang saat ini belum berfungsi secara maksimal adalah Rest Area Bunder, Kecamatan Playen. Hal ini menurut Drajad akan menjadi fokus pekerjaan rumah Pemkab Gunungkidul dalam jangka pendek ini.
"Saat ini rest area itu kan mangkrak. Kita berusaha untuk menghidupkannya kembali," kata Drajat.
Dikatakannya, rest area nantinya akan dijadikan tempat yang nyaman terutama bagi para pengunjung yang masuk Kabupaten Gunungkidul. Tak hanya menyediakan lokasi yang hijau dan rimbun lantaran memang rest area tersebut dibangun di kawasan hutan, pihaknya juga akan menggelar sejumlah atraksi kesenian untuk semakin menarik kunjungan masyarakat.

"Memang untuk hal ini, dibutuhkan peran dari beberapa OPD untuk kembali menghidupkan rest area Bunder. Dengan ramainya rest area, kita harapkan nantinya bisa menjadi lahan untuk usaha mikro kecil dan menengah," urainya.
Selain menghidupkan Rest Area Bunder,Drajat menyatakan bahwa pemerintah juga akan membangun dua rest area baru di wilayah Kecamatan Semin dan Purwosari. Dua lokasi tersebut dipilih lantaran di kecamatan itu memang merupakan pintu masuk wisatawan ke Gunungkidul. Saat ini pihaknya telah sampai pada tahap penyediaan lahan dan akan segera dilakukan pembangunan.
"Di wilayah Semin sudah ada 5000 meter persegi. Sedangkan untuk di Purwosari belum ada, masih menunggu rencana proyek kelok 18 yang akan dibangun di atas Parangtritis," imbuh dia.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Harry Sukmono menambakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti instruksi dari Sekda yang ingin menghidupkan kembali rest area Bunder. Namun demikian, untuk langkah lebih lanjut, Pemkab Gunungkidul akan terlebih dahulu berkomunikasi dengan Dinas Kehutanan DIY. Hal ini lantaran, lahan Rest Area Bunder merupakan tanah kehutanan.
"Lahan tersebut empunya Dinas Kehutanan DIY. Kita akan komunikasikan untuk pengembangan dan optimalisasi rest area," pungkas dia.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
