Pemerintahan
Tingkatkan Kualitas Keluarga, Padukuhan Ngalang Ombo Ditetapkan Sebagai Kampung KB
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menetapkan Padukuhan Ngalang Ombo, Desa Dadapayu, Kecamatan Semanu sebagai Kampung Keluarga Bencana (KB). Secara langsung Bupati Gunungkidul Badingah, melakukan peresmian penetapan Padukuhan Ngalang Ombo sebagai Kampung KB pada Selasa (29/02/2018) siang kemarin. Diharapkan dengan penetapan ini, nantinya masyarakat Desa Dadapayu khususnya Padukuhan Ngalang Ombo bisa menerapkan perencanaan keluarga sehingga bermuara pada pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas.
Dalam sambutannya, Bupati Badingah mengatakan, keluarga berencana tidak hanya dimaknai sebagai upaya pengendalian kelahiran semata. Namun program ini juga bertujuan untuk membangun kesadaran setiap keluarga agar memiliki dukungan sosial budaya, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan yang memadai agar hidup lebih sejahtera.
"Kampung KB dibentuk sebagai salah satu upaya penguatan program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluara (KKBPK). Dengan adanya Kampung KB ini diharapkan bisa menjadi pusat integrasi berbagai program pemerintah," ujarnya.
Bupati melanjutkan, apabila memiliki sebuah keluarga yang berkualitas, baik dari segi jumlah maupun pola kehidupan, maka dapat menciptakan masyarakat yang berkualitas pula. Sehingga melalui kegiatan kampung KB ini masyarakat bisa terpacu untuk meningkatkan peran dalam mengatasi segala macam permasalahan penduduk.
"Keikutsertaan masyarakat dalam menyukseskan program ini harus didorong agar kegiatan prioritas pembangunan dapat terimplementasikan. Sehingga manfaatnya bisa secara langsung dirasakan oleh masyarakat," jelas Badingah.

Seperti yang diketahui, pencanangan Kampung KB merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Mendagri berkenaan dengan dukungan dalam mensukseskan pembentukan Kampung KB di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia. Kegiatan Kampung KB ini diperintahkan agar manfaat program KB dapat lebih dirasakan secara langsung oleh masyarakat terutama yang berada di wilayah miskin, padat penduduk dan desa tertinggal.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
