fbpx
Connect with us

Peristiwa

Tersambar Kembang Api Perayaan Tahun Baru, Gazebo di Obyek Wisata Nglanggeran Terbakar

Diterbitkan

pada tanggal

Patuk,(pidjar.com)–Perayaan malam tahun baru 2020 di area Gunung Api Purba Nglanggeran, Rabu (01/01/2020) diwarnai insiden. Sebuah gazebo yang terletak di puncak Embung Nglanggeran hangus terbakar. Diduga insiden ini dipicu oleh percikan api dari kembang api yang disulut tepat saat puncak perayaan tahun baru yang menyambar bagian atap gazebo.

Ketua Pokdarwis Gunung Api Purba Nglanggeran Mursidi menceritakan, pada malam pergantian tahun baru ini, tingkat kunjungan ke obyek wisata Gunung Api Purba Nglanggeran memang sangat padat. Tepat ketika waktu hitung mundur, panitia kemudian menyulut kembang api yang memang dipersiapkan sebelumnya. Bersamaan dengan itu, ratusan bahkan ribuan pengunjung pun juga ikut menyulut kembang api yang sengaja dibawa untuk semakin memeriahkan suasana.

Tepat pada pukul 00.00 WIB, suara ledakan maupun percikan api dari kembang api bersaut-sautan di udara. Naas kemudian ada percikan api dari salah satu kembang api yang disulut jatuh tepat pada atap gazebo di atas embung.

“Kondisinya memang pengunjung sangat padat sebagian juga menyalakan kembang api secara bersamaan dengan panitia,” ucap Mursidi, Rabu (01/01/2020) siang.

Bagian atap dari gasebo yang berbahan ijuk membuat api dengan cepat membesar. Api langsung membakar bagian atap dan terus membesar. Upaya pemadaman dilakukan oleh panitia bersama dengan sejumlah pengunjung. Namun lantaran keterbatasan alat dan bahan gazebo yang mudah terbakar, akhirnya api terus membesar dan membakar habis gazebo tersebut.

Berita Lainnya  Ribuan Populasi Anjing, Kucing dan Kera di Gunungkidul Bebas Virus Rabies

“Memang sempat terjadi kepanikan, tapi untungnya ndak ada yang terluka,” paparnya.

Dilanjutkan Mursidi, gazebo yang terbakar sendiri diungkapkannya sudah dalam kondisi lapuk. Sejak beberapa waktu terakhir, pihak pengelola sebenarnya sudah berencana akan mengganti gazebo tersebut dengan yang baru. Namun belum sempat diganti, sudah ada insiden yang membuat gazebo tua ini terbakar.

“Itu gazebonya yang berbentuk payung, sudah lama dan lapuk, dan sebenarnya rencananya akan segera diganti,” beber Mursidi.

Meriahnya Perayaan Malam Tahun Baru di GK Steak & Resto Siyono

Selain pesta kembang api, di area Gunung Api Purba Nglanggeran dan area Embung Nglanggeran sejak Selasa (31/12/2019) memang dipadati pengunjung. Di lokasi tersebut terdapat lementasan wayang kulit kolaborasi tiga dalang yakni Ki Bengek Catur Kuncoro, Ki Sucipto dan Ki Haryanto dengan lakon ampak-ampak wiratha. Pengunjung sendiri diperkirakan mencapai 1.500 orang.

Sementara itu, keramaian merayakan perayaan pergantian tahun juga terjadi di GK Steak and Resto Siyono. Sejumlah pertunjukkan mulai digelar sejak Selasa (31/12/2010) pukul 19.00 hingga Rabu (01/01/2020) dini hari mampu memberikan kesan tersendiri bagi para pengunjung dalam merayakan pergantian tahun. Diantara pertunjukkan yang ditampilkan adalah live music maupun flashmob dari siswa siswi SMKI dan Mahasiswa Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Di restoran kekinian yang terletak di kompleks GOR Siyono ini, panitia menyajikan dua panggung hiburan. Panggung utama di lantai dua area GK Steak sementara panggung di area parkir untuk panggung kembang api serta pertunjukkan berjalan di atas api.

Berita Lainnya  Polemik Pembebasan Lahan JJLS Terus Memanas, Puluhan Warga Terdampak Ramai-Ramai Cabut Surat Persetujuan

Memasuki Selasa malama, sekitar pukul 23.30 WIB, panggung hiburan di area parkir mulai dipenuhi pengunjung. Sebuah papan dengan panjang satu meter dan lebar setengah meter dipersiapkan oleh panitia untuk melakukan pertunjukkan jalan di atas api. Api sendiri terlihat berkobar di atas arang.

Namun yang membuat istimewa, sejumlah pengunjung yang mencoba berjalan di atas api ini tidak sedikit pun merasakan sakit. Padahal secara kasat mata kobaran api serta arang yang mrenganga terlihat jelas.

“Kita bermain dengan sugesti ternyata bisa, saya melangkah disitu tidak merasakan sakit,” ucap salah satu pengunjung yang hadir, Ayu.

Memasukki pukul 23.55 WIB, seluruh kembang api dipindahkan di atas panggung. Tepat pada pukul 00.00 WIB, 1 Januari 2020, seluruh kembang api dinyalakan. Slaing bersaut-sautan memukau pengunjung. Tak sedikit pengunjung yang turut mengabadikan moment ini.

“Sangat spektakuler, saya hitung 10 menit lebih kembang api nyala,” ucap pengunjung lainnya, Fabian.

Sementara itu, Manager Event New Year Eve Party, Endah Gondo berharap, dengan suguhan berbagai macam pertunjukkan ini mampu menghibur seluruh pengunjung yang mengisi tahun baru dengan berkunjung ke GK Steak and Resto. Di tahun 2020 ini dari pihak management sendiri ingin terus meningkatkan pelayanan untuk para pelanggan.

“Intinya yang menjadi tujuan kami adalah memuaskan para pelanggan,” tutup Endah.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler