Sosial
Musim Liburan Rawan Pelambungan Tarif Parkir di Lokasi Wisata, Dishub dan Kepolisian Gencarkan Patroli
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul mengeluarkan himbauan bagi pengelola dan juru parkir yang berada di kawasan pantai maupun pusat-pusat keramaian agar tidak menerapkan praktek ajimumpung. Pengelola maupun juru parkir dilarang untuk menerapkan tarif tinggi terutama di kawasan wisata. Pemantauan di kantong-kantong parkir pun dilakukan oleh petugas untuk mengantisipasi praktek tersebut. Sanksi tegas pun nantinya akan diberikan jika himbauan maupun larangan ini dilanggar.
Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum dan Perparkiran, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Ely Siswanta menjelaskan, musim liburan seperti sekarang ini, tentunya obyek wisata Gunungkidul da rumah makan ramai dikunjungi oleh wisatawan baik dari dalam maupun luar daerah. Untuk itu, sejak beberapa waktu lalu, pihaknya telah mengeluarkan himbauan agar tarif parkir yang diterapkan tidak dilambungkan.
Langkah ini diambil selain untuk penerapan peraturan daerah juga berkaitan dengan agar tidak ada kalangan masyarakat yang dirugikan. Pasalnya, kerap kali pada saat musim liburan, ada keluhan dari wisatawan mengenai tarif parkir yang dianggap tidak wajar dipungut oleh juru parkir.
“Sudah ada penyampaian ke pengeola parkir agar dalam memungut tarif sesuai dengan tarif yang berlaku,” terang Ely Siswanta.
Jika ditemukan adanya keluhan, masyarakat diminta untuk melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Perhubungan. Kemudian nantinya akan dilakukan klarifikasi, dan jika terbukti juru parkir nakal tersebut akan dilakukan proses sanksi lanjutan.

Ia menambahkan, jika sanksi yang diberikan pun tidak bisa sembarangan. Awalnya akan dilakukan teguran, peringatan tertulis dan tidak menutup kemungkinan dilakukan pemutusan kontrak kerja sama. Tentunya sejumlah unsur harus terpenuhi dalam aduan ataupun temuan itu.
“Baik yang kerjasama dengan dinas maupun yang swasta prosesnya sama,” tambahnya.
Berdasarkan informasi yang dapat dihimpun, pada liburan kali ini sejumlah pusat keramaian dan kantong-kantong parkir di wilayah pusat kota maupun obyek wisata terus dipadati oleh kendaraan dari dalam maupun luar kota. Pundi-pundi restribusi parkir pun nampaknya banyak dikantongi oleh pengelola parkir. Lalu lalang kendaraan yang masuk ke kawasan pantai pun juga cukup padat.
Sementara itu, Wakapolres Gunungkidul, Kompol Joko Hamintoyo juga mengungkapkan hal yang sama. Pihaknya akan berupaya melakukan patroli dalam rangka antisipasi adanya pungutan liar yang mungkin terjadi di Gunungkidul saat musim liburan seperti ini. Mulai dari retribusi maupun tarif parkir yang harganya tidak wajar menjadi salah satu prioritas dari pihaknya. Menurutnya, tak hanya patroli secara riil di lapangan, patroli juga dilakukan petugas dengan memantau media sosial. Jika nantinya ada keluhan masyarakat yang dilancarkan melalui media sosial, pihaknya juga bisa melakukan penindakan.
“Kami beberapa waktu lalu juga melakukan patroli untuk memantau adakah pungutan liar, masyarakat bisa melaporkan langsung atau melalui sosial media milik Polres Gunungkidul, sehingga bisa langsung kita tindak lanjuti,” katanya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
