fbpx
Connect with us

Peristiwa

Tertangkap Saat Bobol Kotak Infaq Mushola, Pemuda Dihakimi Warga

Diterbitkan

pada tanggal

Playen,(pidjar.com)–Percobaan pencurian dengan menyasar kotak infak terjadi di Mushola Nurul Iman, Desa Ngunut, Kecamatan Playen pada Rabu (15/01/2020) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Namun aksi yang dilakukan oleh Why (28) warga Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari ini kepergok oleh warga. Pemuda tersebut kemudian dibekuk oleh warga dan bahkan dihakimi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kejadian bermula saat warga melihat seorang pemuda dengan gerak-gerik mencurigakan di sekitar Mushola saat dini hari. Pemuda yang kemduian diketahui merupakan Why tersebut mengintip dan clingak-clinguk di sekitar mushola.

“Saya lihat kemudian merasa curiga karena yang bersangkutan juga bukan warga sini. Saya ajak beberapa warga untuk ikut membantu mengawasi gelagat pelaku,” beber Ujang, warga Desa Ngawu, Kecamatan Playen saat dikonfirmasi.

Why yang tak merasa aksinya diawasi warga lantas mencongkel pintu mushola yang saat itu tertutup. Perlahan Why kemudian masuk ke dalam mushola dan langsung menuju kotak amal. Warga dengan sabar mengikuti diam-diam Why saat berada di dalam mushola. Barulah kemudian ketika pemuda tersebut sedang mencongkel kotak infaq, warga berhamburan masuk ke dalam Mushola.

Berita Lainnya  Tinggalkan Surat Wasiat, Korban Gantung Diri Minta Anak Disekolahkan Sampai Lulus SMA

“Pelaku lantas langsung kami tangkap,” tandas dia.

Warga yang geram kemudian sempat menghakimi pelaku. Sejumlah pukulan mendarat di tubuh Why yang meminta ampun. Beruntung kemudian ada warga yang melerai hal tersebut. Why lantas diserahkan ke Polsek Playen.

“Sempat dimassa tapi kemudian berhasil dilerai dan dibawa ke Polsek,” imbuhnya.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Playen, Aipda Heru membenarkan kejadian ini. Menurut Heru, saat ini Why masih diperiksa oleh penyidik dari Unit Reskrim Polsek Playen.

“Saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan serta pengembangan,” terang Aipda Heru.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler