Pemerintahan
Tertib Arsip Sekolah Sebagai Penyelamatan Arsip
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sekolah sebagai lembaga strategis tentunya memiliki dokumen-dokumen dalam bentuk arsip yang sangat penting. Akan tetapi, arsip di sekolah secara umum masih dalam bentuk tidak teratur atau arsip kacau. Dalam hal ini Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY (DPAD DIY) menggelar event Ekspose Hasil Rekonstruksi Arsip Sekolah yang merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Tertib Arsip Sekolah. Event tersebut merupakan rangkaian kegiatan pendampingan Rekonstruksi Arsip Sekolah yang diselenggarakan oleh DPAD DIY yang dilaksanakan di lima sekolah selama lima bulan dari bulan Mei sampai dengan September 2023, yaitu SMAN 1 Gamping, SMAN 1 Pajangan, SMAN 4 Yogyakarta, SMKN 1 Wonosari, dan SMKN 2 Pengasih.
Ketua Tim Kegiatan Rekontruksi Arsip Sekolah, Yunianti , S.St Ars, Arsiparis DPAD DIY menyampaikan bahwa “rekonstruksi arsip sekolah merupakan tindakan menata kembali arsip yang tidak teratur menjadi arsip yang tertata dan terdaftar. Sehingga arsip mudah ditemukan dan terselamatkan baik fisik maupun infomasinnya. Maka kegiatan rekonstruksi arsip ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu koordinasi dengan instansi terkait yaitu Dikpora dan Balai Dikmen, dilanjutkan pendampingan, dan terakhir ekspose hasil rekonstruksi dari masing-masing sekolah,”tutur Yuni.
Arsiparis Ahli Madya DPAD DIY sekaligus pendamping program rekonstruksi arsip atau tertib arsip sekolah, Rusidi SIP,MM menambahkan apabila sekolah tidak tertib arsip, akibatnya akan sangat fatal.
“Misalnya seperti arsip yang berupa Buku Induk Siswa, Buku Induk Siswa merupakan arsip vital, arsip klas satu, arsip yang amat sangat penting. Apabila bila arsip tersebut sampai rusak atau hilang, maka pemerintah dalam hal ini sekolah tidak dapat membuktikan ijazah seseorang itu asli apa palsu. Hanya buku induklah yang bisa jadi bukti autentik, dan tidak terbantahkan terkait status ijazah seseorang “ papar Rusidi.
Rusidi juga menyayangkan adanya arsip tidak teratur, karena selain sulit ditemukan, juga menjadi ancaman termusnahkannya bukti-bukti sejarah keberadaan sekolah maupun aset sekolah. Maka kegiatan rekontruksi arsip sekolah harus dituntaskan dan tertib arsip sekolah harus diwujudkan sebagai bagian dari kebutuhan sekolah.”pungkas Rusidi.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
