Pemerintahan
Jalan Tegalrejo Terdampak Longsor Sejak Februari, BPBD Gunungkidul Usulkan Rp 14 Miliar Untuk Perbaikan
Gedangsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mengusulkan anggaran Rp. 14 miliar ke Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) untuk penanganan jalan yang terdampak longsor di Kalurahan Tegalrejo, Kapanewon Gedangsari, pada Februari 2023 lalu. Saat ini BPBD masih menunggu proses verivikasi oleh tim dari BNPB.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono, mengatakan pihaknya berupaya segera melakukan penanganan terhadap jalan yang terdampak longsor di Kalurahan Tegalrejo. Sejauh ini belum ada penanganan yang dilakukan lantaran terkendala anggaran yang terbatas. Meski demikian, pihaknya mencoba mengakses dana milik BNPB sebesar Rp. 14 miliar guna melakukan penanganan konstruksi jalan.
“Ini pengusulan ke BNPB melalui e-proposal. Anggaran sekitar Rp. 14 miliar untuk konstruksi jalan,” ungkap Purwono, Jumat (13/10/2023).
Ia belum dapat memastikan kapan realisasi penanganan tersebut akan berjalan. Pasalnya saat ini pengajuan masih dalam tahap verifikasi dari tim BNPB. Diharapkan anggaran yang diajukan dapat disetujui dan segera dilakukan perbaikan konstruksi jalan agar tidak membahayan warga setempat.
“Kapan pelaksanannya juga belum tahu, karena ini masih proses verifikasi. Pengerjaan yang diajukan juga untuk pembuatan talud dan lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Tegalrejo, Sarjono, berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan terhadap jalan yang terdampak longsor. Selama ini warga bergotong-royong membersihkan material longsoran agar bisa dilalui. Meskipun saat ini sudah dapat dilalui, namun kondisi samping jalan masih cukup rawan longsor ketika musim hujan datang.
“Kalau musim hujan akan berbahaya karena ada potensi longsor susulan,” ucap Sarjono.
Dikatakannya, Pemerintah Kalurahan juga tidak mampu jika harus melakukan penanganan menggunakan anggaran pemerintah kalurahan. Jalan tersebut juga merupakan jalan utama bagi warga di tujuh padukuhan. Ia hanya bisa berharap pemkab bisa segera melakukan perbaikan terhadap kondisi jalan sehingga tidak membahayakan warga yang melintas.
“Kalau anggaran dari desa jelas tidak bisa dan tidak mampu, karena anggarannya besar. Semoga saja segera ada penanganan,” pungkasnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
