Peristiwa
Tertimpa Batu Besar Yang Runtuh, Penambang Meninggal Seketika
Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Naas dialami oleh Sukirno (60) warga Padukuhan Ngampel, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong, Sabtu (29/06/2019) sore tadi. Pasalnya, ia yang bekerja sebagai penambang manual di sekitar rumahnya justru mengalami kecelakaan kerja fatal yang justru merenggut nyawanya. Sukir tewas dengan kondisi mengenaskan setelah tertimpa batu besar di lokasi penambangan.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa yang dialami oleh Sukirno diketahui selepas Maghrib. Sebelumnya pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB, pria tersebut berpamitan kepada keluarganya untuk menambang batu di lokasi penambangan manual yang terletak tak jauh dari rumahnya. Keluarga sendiri mulai bertanya-tanya lantaran hingga sore hari, korban tidak kunjung kembali ke rumahnya.
“Habis Maghrib itu anaknya (Sukirno) mencari ke tetangga keberadaan ayahnya. Biasanya pulang jam 16.00 WIB tapi sampai larut petang belum pulang,” terang Gunawan, salah seorang tetangga korban, Sabtu malam.
Lantaran tak kunjung ada petunjuk, keluarga dan warga setempat pun kemudian berusaha melakukan pencarian. Selain di sekitar rumah, pencarian juga diarahkan ke lokasi penambangan. Warga sendiri mulai mencium adanya ketidakberesan saat mendapati ada batu besar yang semula berada di atas runtuh. Penyisiran kemudian dilakukan namun tidak didapati adanya keberadaan Sukirno. Hingga akhirnya ada salah seorang warga yang melihat adanya bagian tubuh yang menyembul di sekitar lokasi runtuhnya batu berukuran besar itu.

Korban sesaat berhasil dievakuasi
Melihat pemandangan mengerikan tersebut, gegerlah kemudian warga dan keluarga korban. Sejumlah warga dengan peralatan seadanya lalu berusaha memindahkan batu besar yang menggencet tubuh Supriyanto yang sudah tak bergerak itu. Namun lantaran batu terlalu besar, warga kemudian meminta bantuan petugas terkait.

“Setelah beberapa waktu akhirnya baru bisa dievakuasi. Korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” imbuhnya.
Dimungkinkan saat adanya kejadian tersebut tidak ada warga atau pekerja lainnya yang tengah bekerja, sehingga kronologi secara pasti atau saksi yang mengetahui kejadian tersebut masih sangat minim.
Adapun biasanya memang Supriyadi bekerja bersama dengan sejumlah rekannya, namun hari itu menurut Gunawan, yang bersangkutan memang kemungkinan bekerja sendirian.
Sementara itu Panit Reskrim Polsek Ponjong, Ipda Sumiran membenarkan adanya insiden warga tertimpa batun besar di lokasi penambangan. Saat ini pihak kepolisian sudah berada di lokasi untuk melakukan pengumpulan data.
“Anggota sedang berada di lokasi,” tutup dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
