fbpx
Connect with us

Peristiwa

Wisatawan Meninggal Dunia Saat Susuri Goa Pindul

Published

on

Karangmojo,(pidjar.com)–Seorang wisatawan peserta cave tubing di Goa Pindul, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis saat beraktifitas di obyek wisata yang menjadi terkenal dengan wisata airnya, Sabtu (29/06/2019) siang tadi. Diduga kuat Nani Sunarni (53) perempuan asal Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah ini meninggal lantaran penyakitnya kambuh saat tengah menyusuri air di dalam Goa.

Informasi yang berhasil dihimpun, pada Sabtu pagi tadi ada rombongan wisatawan dari Kabupaten Banyumas masuk ke sejumlah obyek wisata di Gunungkidul. Puluhan rombongan wisatawan ini semula beraktifitas di Pantai Sadranan untuk menikmati indahnya panorama pantai selatan.

Usai puas menikmati kawasan pantai selatan, rombongan yang terdiri sekitar 92 orang ini bergeser ke obyek wisata Goa Pindul. Beberapa saat setelah arahan diberikan oleh para pemandu, rombongan ini termasuk salah satu diantaranya adalah Nani Sunarni lalu menuju ke bibir goa.

“Habis briefing langsung dilakukan kegiatan di Goa Pindul. Tapi sampai tengah-tengah korban (Nani) mengeluh sesak nafas,” terang Guntur, Ketua Pokdarwis Mriwis Putih saat dihubungi.

Negosiasi antara pemandu dengan keluarga Nani kemudian dilakukan. Akhirnya perjalanan Nani menyusuri goa langsung dipercepat dengan pertimbangan kondisi yang tidak memungkinkan, pasalnya penyakit asma yang diderita oleh perempuan asal padukuhan Kaliori, Desa Kaliori, Kecamatan Kalibogor, Kabupaten Banyumasi tiba-tiba kambuh.

“Langsung kami percepat kegiatan yang bersangkutan. Agar segera dapat pertolongan medis di rumah sakit,” tambah dia.

Korban lantas dilarikan ke RS Panti Rahayu. Sesampainya di rumah sakit, pengecekan dan pemeriksaan kondisi korban langsung dilakukan oleh dokter dan tim yang menangani. Namun sayangnya, dokter menyatakan korban sudah meninggal dunia.

Lanjut Guntur, sebenarnya bagi peserta kegiatan di Goa Pindul memang terdapat kriteria khusus. Di mana untuk penderita sakit tertentu jika kondisinya tidak fit, tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan susur air di dalam goa. Namun dengan adanya insiden ini, pihaknya tidak mengetahui jika yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit asma.

“Sudah kami kasih tahu jika ada aturan seperti itu. Tapi yang bersangkutan tidak mengatakan jika memiliki riwayat sakit asma atau sakit lainnya. Ini kita sedang perjalanan ke rumah duka,” ujarnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler