Uncategorized
Tiga ASN Pemkab Gunungkidul Nyalon Lurah, Ini Nama-namanya
Wonosari, (pidjar.com)– Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul turut meramaikan kontestasi Pemilihan Lurah (Pilur) Serentak 2026. Berdasarkan data Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, terdapat sejumlah ASN yang telah mengajukan izin kepada Bupati Gunungkidul untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon lurah 2026.
Kepala Bidang Status Kinerja dan Kesejahteraan Pegawai BKPPD Gunungkidul, Sunawan, mengatakan terdapat 3 ASN yang telah mengajukan perizinan ke Bupati melalui BKPPD untuk mengikuti kontestasi Pilur 2026. Ketiga ASN tersebut masing-masing mencalonkan diri di wilayah berbeda.
Ketiga ASN tersebut yakni Agus Budi Sulistiya, yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan mengajukan permohonan izin untuk mengajukan diri sebagai bakal calon Lurah Mulusan, Kapanewon Paliyan.
Kemudian Agus Susanto, yang saat ini bertugas sebagai Pengadministrasi Perkantoran pada Jawatan Praja Kapanewon Saptosari. Ia mencalonkan diri sebagai bakal calon Lurah Jetis, Kapanewon Saptosari. Selain itu, Sukisno yang menjabat sebagai Kepala Jawatan Praja Kapanewon Ngawen, mencalonkan diri sebagai bakal calon Lurah Kampung, Kapanewon Ngawen.
“Ada yang hampir purna tugas sebagai ASN dan ada pula yang masa pensiunnya masih lama,” ucap Sunawan.
Ia menjelaskan, nantinya para ASN tersebut setelah ditetapkan sebagai calon lurah, mereka wajib menjalani cuti selama tahapan Pilur Serentak 2026 berlangsung hingga seluruh proses pemilihan selesai.
Selain tiga ASN yang mengikuti Pilur Serentak, pada awal tahun 2026 BKPPD Gunungkidul juga telah memproses perizinan ASN yang mengikuti Pemilihan Lurah Antar Waktu (PAW). ASN tersebut yakni Eko Cahyono, yang bertugas di UPT Puskesmas II Nglipar, Dinas Kesehatan, yang mencalonkan diri sebagai Lurah PAW Kalurahan Natah, Kapanewon Nglipar.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Administrasi dan Aparatur Pemerintahan Kalurahan DPMKP2KB Gunungkidul, Kriswantoro mengatakan, hingga Rabu siang, pihaknya baru menerima informasi mengenai dua ASN yang telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon lurah.
“Setahu kami baru ada 2,” kata Kriswantoro.
Tidak menutup kemungkinan jumlah ini masih akan bertambah, mengingat pendaftaran baru akan ditutup besok, 23 Juli 2026. Pemantauan yang dilakukan, pendaftar bakal calon lurah saat ini banyak calon masih sebatas berkonsultasi dan mengambil formulir pendaftaran.
“Belum banyak pendaftarnya,” tambahnya.
Pilur Serentak 2026 sendiri akan digelar di 31 kalurahan di Kabupaten Gunungkidul. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24 lurah petahana masuk dalam dinamika pencalonan kembali. Namun, satu di antaranya memilih mencalonkan diri di kalurahan lain.
Lurah tersebut yakni Suparno, Lurah Jurangjero, Kapanewon Ngawen, yang berencana mencalonkan diri sebagai calon Lurah Kampung, Kapanewon Ngawen.
Sementara itu, terdapat tujuh lurah petahana yang memilih tidak kembali berkompetisi meskipun secara aturan masih memiliki kesempatan untuk mencalonkan diri. Alasan yang disampaikan antara lain ingin beristirahat dan faktor usia.
“Secara aturan sebenarnya masih bisa mendaftar, tetapi mereka memilih untuk istirahat. Rata-rata memang sudah lanjut usia,” pungkas Kriswantoro.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
