Peristiwa
Tiga Bangunan di Kapanewon Ngawen Rusak Berat Akibat Angin Kencang
Ngawen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Hujan deras disertai angin kencang melanda daerah Kapanewon Ngawen, Kamis (19/11/2020) petang kemarin. Akibatnya dua rumah dilaporkan mengalami kerusakan yang menyebabkan kerugian hingga jutaan rupiah. Kendati demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kepala Badan Pelaksana Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, sekitar pukul 15.30 WIB pihaknya mendapat informasi adanya bangunan dapur milik Asroriah (65) warga Padukuhan Sambeng II (03/02), Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Ngawen. Diduga bangunan tersebut roboh karena kencangnya angin yang menerjang daerah tersebut.
“Bangunan itu juga sudah lapuk, tidak ada korban jiwa karena kebetulan tidak ada orang di dalamnya. Selain itu bangunan juga terpisah dari rumah utama,” ucap Edy, Jumat (20/11/2020) pagi.
Akibat peristiwa ini, seluruh perabot di dalam dapur Asroriah dilaporkan rusak dan pecah. Pihak Tim Reaksi Cepat BPBD bersama aparat dan warga kemudianan langsung melakukan evakuasi puing-puing rumah.
“Saat itu pemilik berada di depan rumah. Tidak ada korban jiwa namun kerugian mencapai Rp. 5juta,” tandas Edy.

Tak hanya itu, sekitar pukul 16.00 WIB, bencana alam menyebabkan kerugian materi juga terjadi di wilayah Padukuhan Candi, Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen. Akibat angin kencang, dua batang pohon jati ambruk menimpa rumah milik Riyadi (50).
“Ada dua pohon jati yang menimpa rumah dan kandang dekat rumah. Kerusakan yang ditimbulkan cukup parah,”papar Edy.
Edy menyebut, dalam peristiwa ini tak mengakibatkan korban jiwa. Pemilik rumah kala itu sedang di teras rumah. Sementara pohon jati roboh menimpa samping rumah.
“Petugas bersama warga, aparat dan FPRB kemudian mendatangi lokasi. Adapun kerugiannya sekitar Rp 1 juta. Banyak sekali genting yang pecah,” jelas Edy.
Ia mengimbau masyarakat selalu waspada dengan adahya Badai La Nina yang akan mencapai puncaknya pada dua bulan terakhir di tahun 2020. Ia meminta masyarakat selalu melakukan kontrol terhadap pepohonan di sekitar rumah.
“Silakan pangkas, kalau ada bagian rumah yang lapuk sebaiknya segera diperbaiki,” pungkas Edy.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
