fbpx
Connect with us

Info Ringan

Tujuh Hewan dengan Umur yang Sangat Panjang

Published

on

Jogja,(pidjar.com)–Di saat manusia terus mengembangkan cara untuk bertahan hidup lebih lama, di sisi lain beberapa ikon dari kerajaan hewan bisa hidup ratusan tahun lebih lama dari manusia lho. Bahkan ada yang bisa hidup “abadi”. Dan mereka melakukannya secara alami, tidak perlu bantuan obat segala. Duh, hewan apa aja ya kira-kira? Yuk, intip!

1.Immortal Jellyfish

Turritopsis nutricula memang layak mendapatkan sebutan ubur-ubur abadi. Jika Sobat Unik pernah menonton film ‘Benjamin Button,’ maka akan mengerti fase kehidupan ubur-ubur abadi karena ada kemiripannya. setelah mencapai usia dewasa dan mengalami kematangan secara seksual, ia akan kembali melewati fase anak-anak. Kemudian menjadi dewasa kembali dan menjadi anak-anak kemudian. fase ini terus terjadi secara berulang-ulang.

  1. Hydra

Kehidupan hydra pun tidak jauh berbeda dengan ubur-ubur abadi, mereka seakan terhindar dari kematian. Para ilmuwan meyakini bahwa hydra tidak mengalami fase tua, karena sel tubuh terus memperbaharui dan memperbaiki kerusakan serta membuang semua racun di tubuhnya. Akibatnya hydra tidak mengalami proses penuaan, meskipun dapat mati kapan saja.

  1. Lungfish

Lungfish dikenal juga dengan salamanderfish, ternyata memiliki fase kehidupan yang unik. Ia mampu hidup enam bulan lebih tanpa air, dan hidup kembali ketika mendapatkan air. Lungfish merupakan hewan tertua yang ada di bumi, karena mewarisi bentuk dan struktur tubuh primitif. Ia memiliki kemampuan menghirup udara meski tidak berada di dalam air. Lungfish merupakan ikan air tawar, dan rawa yang berlumpur adalah tempat kesukaannya. Wilayah penyebarannya adalah Afrika, Amerika Selatan dan Australia.

4. Tardigrade

Tardigrade merupakan hewan mikroskopik, tubuhnya hanya berukuran 1,5 mm dan tinggal di air. Tardigrade memiliki delapam kaki, penyebaranya pun luas mulai hampir di seluruh negara. Dikatakan hewan abadi karena ia mampu beradaptasi dengan berbagai situasi dan kondisi alam, mulai dari yang ekstreme panas hingga dingin. Jangankan tanpa air, tanpa udara pun tardigrade masih mampu hidup. Dibuktikan dengan sebuah percobaan pada 2007, ketika para peneliti mengirimkan tardigrade ke luar angkasa di orbit rendah.

  1. Tree Weta

Hewan abadi yang satu ini dari golongan serangga raksasa, tree weta, yang merupakan hewan endemik Selandia Baru. Tree weta mampu bertahan hidup di dalam kondisi iklim dingin yang ekstreme. Kenapa demikian? Karena tubuh tree weta memiliki darah yang mengandung protein anti beku. meskipun tubuhnya beku, namun bagian jantung dan otaknya masih tetap hidup. Sehingga ketika suhu kembali normal, tree weta mampu bergerak dan hidup seperti biasanya.

  1. Spons Laut

Anda tahu kan karakter kartun Spongebob Squarepants? Ternyata hewan yang menginspirasi karakter Spongebob ini termasuk hewan tangguh yang bisa bertahan hidup ratusan hingga ribuan tahun. Spons laut tertua yang pernah ditemukan berumur 2.300 tahun. Tapi, ilmuwan memperkirakan spons laut bisa hidup sampai 11.000 tahun. Walaupun lebih terlihat seperti tumbuhan, ternyata para ilmuwan mengklasifikasikan spons laut sebagai hewan karena memiliki beberapa indera dan kemampuan adaptasi terhadap lingkungan yang hanya dimiliki hewan. Meskipun demikian, secara praktis Spons laut berkembang biak dan bertahan hidup layaknya tumbuhan.

7. Quahog Laut

Anda  yang suka seafood tentunya pernah makan kerang kan? Tapi bagaimana kalau kerang yang Anda makan ternyata sudah berumur ratusan tahun? Mungkin skenario ini sedikit menggelitik, tapi faktanya quahog laut yang biasa ditangkap untuk disajikan di restoran seafood memang bisa hidup hingga ratusan tahun. Umur hewan ini bisa dihitung dari garis lingkar di cangkangnya yang diperkirakan bertambah setiap tahunnya. Quahog laut bernama Ming pernah masuk rekor dunia sebagai hewan tertua yang umurnya sudah bisa dipastikan, yaitu 507 tahun. Dinamakan Ming karena hewan tersebut lahir pada masa dinasti Ming berjaya di Tiongkok. Ming ditangkap di lautan Islandia pada tahun 2006. Ironisnya, ilmuwan yang meneliti Ming waktu itu tidak sengaja membunuhnya. Mungkin kalau tidak terbunuh, Ming bakal hidup 100 tahun lagi, atau 200? 300? Hmm, who knows!

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler