Info Ringan
Tujuh Hewan dengan Umur yang Sangat Panjang
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Di saat manusia terus mengembangkan cara untuk bertahan hidup lebih lama, di sisi lain beberapa ikon dari kerajaan hewan bisa hidup ratusan tahun lebih lama dari manusia lho. Bahkan ada yang bisa hidup “abadi”. Dan mereka melakukannya secara alami, tidak perlu bantuan obat segala. Duh, hewan apa aja ya kira-kira? Yuk, intip!
1.Immortal Jellyfish

Turritopsis nutricula memang layak mendapatkan sebutan ubur-ubur abadi. Jika Sobat Unik pernah menonton film ‘Benjamin Button,’ maka akan mengerti fase kehidupan ubur-ubur abadi karena ada kemiripannya. setelah mencapai usia dewasa dan mengalami kematangan secara seksual, ia akan kembali melewati fase anak-anak. Kemudian menjadi dewasa kembali dan menjadi anak-anak kemudian. fase ini terus terjadi secara berulang-ulang.
- Hydra
Kehidupan hydra pun tidak jauh berbeda dengan ubur-ubur abadi, mereka seakan terhindar dari kematian. Para ilmuwan meyakini bahwa hydra tidak mengalami fase tua, karena sel tubuh terus memperbaharui dan memperbaiki kerusakan serta membuang semua racun di tubuhnya. Akibatnya hydra tidak mengalami proses penuaan, meskipun dapat mati kapan saja.
- Lungfish
Lungfish dikenal juga dengan salamanderfish, ternyata memiliki fase kehidupan yang unik. Ia mampu hidup enam bulan lebih tanpa air, dan hidup kembali ketika mendapatkan air. Lungfish merupakan hewan tertua yang ada di bumi, karena mewarisi bentuk dan struktur tubuh primitif. Ia memiliki kemampuan menghirup udara meski tidak berada di dalam air. Lungfish merupakan ikan air tawar, dan rawa yang berlumpur adalah tempat kesukaannya. Wilayah penyebarannya adalah Afrika, Amerika Selatan dan Australia.
4. Tardigrade
Tardigrade merupakan hewan mikroskopik, tubuhnya hanya berukuran 1,5 mm dan tinggal di air. Tardigrade memiliki delapam kaki, penyebaranya pun luas mulai hampir di seluruh negara. Dikatakan hewan abadi karena ia mampu beradaptasi dengan berbagai situasi dan kondisi alam, mulai dari yang ekstreme panas hingga dingin. Jangankan tanpa air, tanpa udara pun tardigrade masih mampu hidup. Dibuktikan dengan sebuah percobaan pada 2007, ketika para peneliti mengirimkan tardigrade ke luar angkasa di orbit rendah.
- Tree Weta

Hewan abadi yang satu ini dari golongan serangga raksasa, tree weta, yang merupakan hewan endemik Selandia Baru. Tree weta mampu bertahan hidup di dalam kondisi iklim dingin yang ekstreme. Kenapa demikian? Karena tubuh tree weta memiliki darah yang mengandung protein anti beku. meskipun tubuhnya beku, namun bagian jantung dan otaknya masih tetap hidup. Sehingga ketika suhu kembali normal, tree weta mampu bergerak dan hidup seperti biasanya.
- Spons Laut
Anda tahu kan karakter kartun Spongebob Squarepants? Ternyata hewan yang menginspirasi karakter Spongebob ini termasuk hewan tangguh yang bisa bertahan hidup ratusan hingga ribuan tahun. Spons laut tertua yang pernah ditemukan berumur 2.300 tahun. Tapi, ilmuwan memperkirakan spons laut bisa hidup sampai 11.000 tahun. Walaupun lebih terlihat seperti tumbuhan, ternyata para ilmuwan mengklasifikasikan spons laut sebagai hewan karena memiliki beberapa indera dan kemampuan adaptasi terhadap lingkungan yang hanya dimiliki hewan. Meskipun demikian, secara praktis Spons laut berkembang biak dan bertahan hidup layaknya tumbuhan.
7. Quahog Laut

Anda yang suka seafood tentunya pernah makan kerang kan? Tapi bagaimana kalau kerang yang Anda makan ternyata sudah berumur ratusan tahun? Mungkin skenario ini sedikit menggelitik, tapi faktanya quahog laut yang biasa ditangkap untuk disajikan di restoran seafood memang bisa hidup hingga ratusan tahun. Umur hewan ini bisa dihitung dari garis lingkar di cangkangnya yang diperkirakan bertambah setiap tahunnya. Quahog laut bernama Ming pernah masuk rekor dunia sebagai hewan tertua yang umurnya sudah bisa dipastikan, yaitu 507 tahun. Dinamakan Ming karena hewan tersebut lahir pada masa dinasti Ming berjaya di Tiongkok. Ming ditangkap di lautan Islandia pada tahun 2006. Ironisnya, ilmuwan yang meneliti Ming waktu itu tidak sengaja membunuhnya. Mungkin kalau tidak terbunuh, Ming bakal hidup 100 tahun lagi, atau 200? 300? Hmm, who knows!
-
Uncategorized6 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya5 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized6 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
