Info Ringan
Tujuh Makanan Pemicu Alergi Pada Balita
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Alergi makanan paling banyak ditemukan pada balita. Studi menunjukkan balita di bawah umur dua tahun lebih cenderung mengalami alergi makanan, dibandingkan dengan balita berusia di atas dua tahun. Sebuah studi yang mempelajari tingkat kejadian alergi makanan pada balita, menunjukkan bahwa makanan penyebab alergi pada balita yang paling banyak ditemukan adalah kacang dan diikuti oleh kerang, ikan, telur, dan susu. Lalu, makanan apa saja yang bisa memicu dan menjadi penyebab alergi pada balita?
- Kacang Tanah
Alergi kacang tanah merupakan jenis alergi makanan yang paling banyak dialami oleh balita. Jenis alergi ini pada umumnya bersifat seumur hidup, namun pada 20% balitapenderita alergi dapat hilang seiring dengan bertambahnya usia.
- Makanan Laut
Alergi makanan laut disebabkan pada umumnya oleh golongan crustacean misalnya udang dan kepiting dan molluscs seperti kerang. Walaupun alergi makanan laut lebih sering dikategorisasikan sebagai alergi pada orang dewasa, alergi ini juga dapat dijumpai pada balita.
- Telur
Alergi telur lebih banyak ditemukan pada balita, dibandingkan dengan pada orang dewasa. Gejala ini diketahui akan hilang seiring dengan bertambahnya usia pada sebagian besar penderita.
- Susu
Kasein dan whey yang merupakan dua komponen protein utama pada susu. Penderita alergi susu dapat mengalami reaksi alergi terhadap kedua jenis protein ini. Walaupun begitu, alergi ini diketahui akan hilang seiring dengan bertambahnya usia pada sebagian besar balita yang menderita alergi ini.

- Gandum
Alergi gandum disebabkan oleh protein yang terkandung di dalam gandum, di mana sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap komponen protein tersebut.
- Kacang Kedelai
Alergi kacang kedelai umumnya dialami balita kecil, dan dapat hilang seiring dengan pertambahan usia. Untuk itu, hindari produk makanan seperti tempe, tahu, ataupun susu kacang apabila balita Anda menderita alergi kacang kedelai.
- Ikan Laut
Ikan adalah makanan yang kaya akan protein yang bisa membentuk kecerdasan pada balita. Tapi sayangnya banyak kasus balita alergi terhadap ikan, khususnya ikan laut.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
