Info Ringan
Tujuh Tips Membuat Taman Vertikal Di Rumah
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tipe taman vertikal indoor ataupun outdoor, membuat taman vertikal memang nggak mudah karena bentuknya yang berbeda dari desain taman pada umumnya. Tapi dengan panduan yang tepat, membuat taman vertikal bukanlah hal yang sulit kok. Apa saja sih langkah-langkah yang harus diperhatikan saat ingin membuat taman vertikal di rumah? Yuk ikuti petunjuknya.
Pilihlah Tema yang Anda Sukai untuk Taman Vertikal
Memilih tema taman vertikal sebaiknya disesuaikan dengan tema desain rumah yang Anda miliki. Terdapat beberapa tema taman vertikal seperti klasik, modern, tradisional, atau gaya tropis. Selain tema, hal lain yang harus menjadi perhatian Anda saat membangun sebuah taman vertikal adalah pemilihan tanaman, karena tanaman sangat menentukan tema yang bisa Anda ambil.
Tentukan Dinding yang Cocok untuk Dibuat Taman Vertikal
Mulailah dengan memilih dinding yang cocok untuk disulap menjadi taman vertikal impian Anda. Jika Anda memiliki tembok yang kurang baik namun terpapar sinar matahari yang cukup, maka pilihlah tembok itu. Pilihlah juga tembok yang dirasa kuat untuk menopang beban tanaman yang nantinya akan dijadikan sebagai taman vertikal. Perhatikan juga kekuatan dinding apakah rentan terhadap benturan dan benda tajam lainnya seperti paku serta mudah untuk dipasang benda tersebut? Karena nantinya dinding tersebut akan dilubangi dan diaplikasikan frame untuk sebuah taman vertikal impian.
Memilih Tanaman dengan Cermat!
Seperti halnya berkebun, perhatikanlah matahari, posisi yang cocok untuk pengairan, angin, dan suhu udara saat memilih tanaman yang akan Anda tanam di taman vertikal impian. Pilihlah tanaman yang sesuai dengan tahan terhadap cuaca dan iklim. Sebisa mungkin hindari menanam tanaman merambat, karena ketika tumbuh akan sulit dikendalikan arah pertumbuhannya dan bisa meluas ke mana-mana. Tanaman jenis semak dan bisa hidup dalam jangka waktu lama sangat dianjurkan.
Buatlah Frame yang Sesuai dengan Ukuran Dinding Taman Vertikal
Langkah selanjutnya adalah membuat struktur dasar dari sebuah taman vertikal yaitu frame. Frame ini adalah rangka yang nantinya akan menopang plastik, kain dan juga tanaman. Mengurus taman vertikal memang gampang-gampang susah. Supaya Anda nggak repot, mengukur keseluruhan ukuran rangka secara tepat dan presisi bisa menghindari masalah yang nggak diinginkan ke depannya. Selain besi, material kayu juga nggak dianjurkan. Selain mudah rapuh, beberapa jenis kayu bisa bertumbuh besar. Hal ini bisa saja mengganggu susunan taman vertikal idaman.
Pasanglah Terpal Plastik
Setelah membuat frame dan sebelum memasangnya di dinding rumah, pastikan Anda memiliki bahan selanjutnya yaitu terpal plastik. Plastik nantinya akan dipasang untuk melapisi dinding rumah sebelum frame dipasangkan pada dinding. Plastik berguna untuk melindungi dinding rumah dari masuknya akar tanaman dan merembesnya air di dinding. Pastikan plastik sedikit lebih besar dari ukuran frame yang telah Anda punya untuk mencegah akar dan air yang menyebar. Setelah memasang plastik di dinding, Anda bisa memasang frame yang Anda miliki.
Pasang Kain yang Sesuai Pada Taman
Setelah plastik dan rangka siap, langkah selanjutnya adalah menyiapkan kain. Pilih kain yang tidak terlalu rapat dan memiliki jahitan kain yang cukup renggang, sehingga ada celah untuk tanaman bernapas. Isi kain dengan tanah kira-kira sampai sebesar ukuran frame yang sudah Anda pasang sebelumnya. Jadi, kain berfungsi layaknya pot pada tanaman.
Aliri Taman Vertikal dengan Sistem Drainase Air yang Baik
Fungsi drainase adalah untuk mengatur dan menyerap kelebihan air supaya tidak menggenang. Sebuah taman vertikal membutuhkan sistem drainase yang baik supaya bisa tumbuh dengan subur. Sistem drainanse yang baik akan membantu tanaman tumbuh dengan sehat.
-
Uncategorized1 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized6 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Budaya18 jam yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized1 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
