Pemerintahan
Tunggu Maklumat Pelaksanaan Idul Adha dari Kemenag, Dinas Awasi Ketat Transaksi Hewan Kurban
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul saat ini terus melakukan persiapan dalam menghadapi Hari Raya Idul Adha 2020. Upaya ini untuk memastikan kondisi hewan kurban sebelum disembelih dalam masa tanggap darurat covid19. Terlebih belum lama ini, Gunungkidul juga diterpa penakit anthraks.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pengecekan dengan menyebar petugas kesehatan hewan yang akan dijual.
“Hewan yang akan dijual ke luar daerah tentu harus dilengkapi dengan surat yang menyatakan dari ternak sehat,” ujar Bambang, Minggu (05/07/2020).
Ia memastikan ketersediaan hewan kurban di Gunungkidul cukup. Pihaknya juga mempersilakan bagi masyarakat luar daerah untuk membeli hewan ternak di Gunungkidul.
“Pengawasan dilakukan untuk kesehatan hewan, jadi meskipun di tengah pandemi harapannya tidak ada masalah,” tambahnya.
Terpisah, Kepala Bidang Pasar, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Ari Setiawan mengatakan menjelang hari raya Idul Adha lalu lintas hewan kurban mulai terlihat. Kendati demikian, memang dengan kondisi yang sekarang agak berbeda dengan aktivitas tahun lalu. Baik pedangang dan ternak yang masuk maupun pembeli yang datang sedikit berkurang.
“Aktivitas di pasar hewan Munggi, Kapanewon Semanu dan Pasar Siyonoharjo, Kapanewon Playen aktifitas penjual dan pembeli mulai meningkat,” ujar Ari.
Sebagai langkah persiapan Idul Adha dan pengawasan jual beli ternak dari dinas pun menerapkan sejumlah upaya. Selain pengecekan kondisi juga dilakukan oleh petugas, pemerintah juga menyiapkan dipping sebagai tempat sterilisasi hewan yang masuk.
Adapun kolam dipping ini dibangun di dua pasar hewan tersebut. Harapannya dengan adanya tempat sterilisasi ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap ternak dari Gunungkidul. Sehingga aktivitas jual beli kembali pulih, mengingat dampak adanya anthraks beberapa waktu lalu memang cukup besar.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul, Arief Gunadi saat ini tengah menyusun maklumat pelaksanaan Hari Raya Idul Adha. Hal ini untuk memberitahukan kepada masyarakat berkaitan dengan panduan sholat maupun penyembelihan hewan kurban di masa pandemi.
“Akan segera didistribusikan kepada pengurus masjid di Gunungkidul agar disampaikan kepada umat,” tutup Arief.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized6 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
