Connect with us

Pemerintahan

Dianggap Kurang Jeli Dalam Menggali Potensi, Belum Semua Kalurahan Punya BUMDes

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus mendorong pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar masing-masing kalurahan memiliki pendapatan asli desa mandiri dari usaha dan potensi yang dikembangkan. Di Gunungkidul sendiri hingga petengahan tahun 2020 terdapat sekitar 122 BUMDes yang terbentuk dan dinyatakan ada rintisan meski dampaknya belum begitu signifikan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Sudjoko melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Subiyantoro mengatakan ada berbagai hal yang melatar belakangi kalurahan di Gunungkidul belum melakukan pembentukan BUMDes. Diantaranya, pemerintah kalurahan dan masyarakat kurang jeli dalam menggali potensi yang ada untuk dikelola badan usaha ini.

Berita Lainnya  Dua Pos TPR Pantai Selatan Dipindah Lokasi

Kemudian regulasi yang diterapkan oleh kalurahan belumlah final, masih ada sejumlah ganjalan yang perlu diselesaikan kesepakatan pemerintah kalurahan dengan lembaga lainnya. Selain itu mengenai persiapan sumber daya manusia yang haruslah berkulitas dan mampu berinovasi.

“122 itu yang aktif baik rintisan sampai dengan BUMDes yang sudah tergolong mandiri dan maju,” terang Subiyantoro, Minggu (05/07/2020).

Dari jumlah tersebut baru sedikit BUMDes yang masuk dalam kategori berkembang ataupun maju. Untuk di bumi handayani sendiri desa yang telah memiliki badan usaha terus didorong untuk berinovasi sehingga modal dan pendapatan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Mayoritas masih berkutat pada bidang pariwisata.

“Jadi kalau yang mendapatkan untung masih sedikit. Mayoritas dari mereka masih rintisan lah,” jelasnya.

Dalam pembentukan BUMDes sendiri, pemerintah terus mensosialisasikan disesuaikan dengan potensi yang ada di kalurahan masing-masing. Pasalnya hal ini berkaitan pula dengan kondisi kalurahan, jika di perkotaan misalnya, jika tidak memiliki potensi wisata paling tidak dapat bergerak di bidang usaha lainnya. Adapun menurut dia, saat ini ada beberapa kalurahan yang tengah mengajukan ke pemerintah untuk pembentukan BUMDes.

Berita Lainnya  Dinas Kesehatan Buka Lowongan 48 Pegawai Non PNS, Berikut Formasinya

“Kebanyakan bergerak di bidang jasa dan pinjaman. Kalau untuk wisata dan lainnya tergantung dengan potensi kalurahan masing-masing. Kalau punya daya tarik ya di wisata, tapi memang mayoritas disimpan pinjam dan jasa itu,”kata Subiyantoro.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, di tengah pandemi covid 19 yang terjadi pemerintah kalurahan mampu mengambil langkah yang baik. Dimana kesejahteraan masyarakat lah yang diutamakan. BUMDes pun juga diharapkan dapat ikut andil dalam pemulihan ekonomi pasca terjadinya pandemi ini.

“Pemulihan ekonomi pasca pandemi tentu sangat diperlukan. Pemerintah kalurahan harus ikut andil agar kesejahteraan masyarakat pulih kembali, pemberdayaan pun juga harus digeliatkan. Potensi kalurahan yang sekiranya menarik harus didongkrak,” tutupnya.

 

Berita Lainnya  Rekruitmen CPNS dan PPPK 2019, Pemkab Gunungkidul Masih Fokus Rumuskan Formasi

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler