fbpx
Connect with us

Sosial

Tunjangan Anggota Polri Segera Naik 70%, Kapolres : Naik Atau Tidak Naik Pelayanan Tetap Maksimal

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Kapolri Jendral Tito Karnavian beberapa hari lalu mengumumkan kenaikan tunjangan kinerja anggota Polri hingga mencapai 70% dibandingkan dengan tunjangan sebelumnya. Dengan adanya penaikan ini, diharapkan nantinya bisa untuk meningkatkan kinerja anggota Polri dalam melakukan pelayanan dan mengayomi masyarakat. Langkah ini juga diambil guna menciptakan pelayanan yang bersih di lingkungan penegak hukum.

Rencananya kenaikan tunjangan ini akan siap dibayarkan pada bulan ini lantaran sudah mendapatkan persetujuan dari Presiden Republik Inodnesia, Joko Widodo. Dalam proses pembayarnya disebut-sebut akan dirapel selama 6 bulan ke belakang.

Selain itu, kenaikan tunjangan ini diharapkan mampu menaikkan semangat dan tanggung jawab anggota Polri, sebagai bentuk meningkatkan kesejahteraan pula agar segala sesuatunya dapat terpenuhi. Terlebih mereka yang bekerja di daerah perbatasan atau luar daerah kelahiran, tentu kenaikan tunjangan sebagai perhatian peningkatan kesejahteraan sangat dibutuhkan.

Ke depan rencananya tunjangan kinerja anggota Polri akan terus ditingkatkan hingga mencapai 100%.

Menanggapi rencana tersebut, Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady mengatakan kabar adanya kenaikan tunjangan tersebut sebenarnya telah lama didengar dan dibahas oleh jajaran pimpinan lainnya. Tak hanya dari anggota Polri saja melainkan anggota TNI pun juga akan mengalami kenaikan tunjangan. Namun demikian menurut Ahmad, kenaikan tunjangan belum mencapai 70% seperti yang tengah menjadi perbincangan.

“Ya memang ada kenaikan tunjangan kinerja anggota Polri dan TNI. Belum kalau sampai 70% ya,” kata AKBP Ahmad Fuady, Senin (10/12/2018).

Menurut Ahmad, kenaikkan tunjangan anggota ini bukan menjadi patokan kinerja. Dari anggota Polri sendiri dengan tunjangan berapapun telah memiliki komitmen yang tinggi, pelayanan pada masyarakat sesuai dengan kebijakan yang telah ada dan disepakati sejak awal terjun menjadi anggota Polri. Selain itu, dalam mengayomi dan menjalankan tugas dari masing-masing satuan dilandasi dengan kemanusiaan tanpa adanya pamrih.

“Naik atau tidak naik (tunjangan) ya tetap kami tekankan untuk semaksimal mungkin. Agar daerah aman dan masyarakat merasa terlayani dan diayomi,” papar dia.

Adapun tunjangan dari masing-masing anggota tentu berbeda. Misalnya saja anggota Polri dengan golongan tamtama hingga golongan perwira tentu memiliki perbedaan yang signifikan. Hal tersebut juga mengacu pada peraturan yang berlaku serta tugas masing-masing golongan.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler