fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Upaya Pemerintah Gaet Pemuda Gunungkidul Menjadi Petani Milenial

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul pada tahun ini akan secara besar-besaran menggaet pemuda untuk mengembangkan usaha pertanian. Hal itu sebagai upaya dalam menjaga regenerasi petani di Gunungkidul tetap berjalan.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi, mengatakan pihaknya pada tahun ini akan mengadakan program Young Entrepeneur Support System (YESS) yang akan menyasar para pemuda di Gunungkidul. Hal itu lantaran pada saat ini profesi petani sebagian besar merupakan orang tua, menururtnya untuk menjaga regenerasi petani tetap berjalan maka diperlukan program yang menyasar para pemuda.

“Untuk petani muda ada program YESS yaitu untuk pengembangan wirausaha petani milenial di Gunungkidul,” ucap Rismiyadi, Sabtu (11/02/2023).

Berita Lainnya  BPBD Masih Gencar Dropping Air Bersih Meski Sudah Turun Hujan

Dijelaskannya, program tersebut bekerjasama dengan Kementerian Pertanian dan lembaga dari Italia yang akan dimulai selama tiga tahun kedepan dimulai pada tahun ini. Diharapkan, dari program tersebut dapat lahir para pemuda yang dapat berkontribusi dalam sektor pertanian di Gunungkidul.

“Dijalankan dulu selama tiga tahun, dari tahun ini sampai tahun 2025. Tentu harapannya akan tercipta wirausahawan muda di bidang pertanian,” imbuh Rismiyadi.

“Untuk komoditasnya nanti yang dirasa paling menguntungkan, kalau bisa sebanyak-banyaknya pemuda rentang usia dari 17 tahun sampai 39 tahun bisa ikut,” jelasnya.

Langkah tersebut juga sebagai dukungan untuk menjalankan program strategis sektor pertanian di Gunungkidul. Ditambahkannya, selain mengajak pemuda untuk bertani pihaknya juga fokus dalam meningkatkan ketahanan pangan di Gunungkidul. Tak hanya itu, pihaknya juga fokus dalam menigkatkan ksesejahteraan petani di Gunungkidul.

Berita Lainnya  E-Katalog LKPP, Angin Segar Bagi UMKM Daerah

“Bagaimana petani ini bisa mendapatkan pupuk dengan mudah, mendapatkan bibit dengan mudah dan bisa mendapatkan harga yang lebih baik. Kita juga fokus dalam pengembangan agribisnis yang mana petani kita dorong untuk menanam tanaman yang menguntungkan seperti hortikultura dan perkebunan,” pungkas Rismiyadi.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler