fbpx
Connect with us

Sosial

Usir Kejenuhan Ngajar Daring, Guru di Sekolah ini Belajar Karawitan

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Suara berima dentang logam terdengar jelas di sekitar SMP Negeri 4 Wonosari, Senin (31/05/2021) siang. Para guru dan karyawan terlihat memainkan satu set alat musik di suatu ruang sekolah.

Setahun lebih pandemi, mereka merasa bosan karena harus mengajar daring. Sssekali, mereka berniat untuk mengusir kejenuhan dengan bermain gamelan.

Salah satu guru sekolah yang terletak di Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari ini mengatakan, hari ini menjadi hari yang dipilih untuk bermain karawitan. Sesekali gelak tawa menghiasi suasana ruangan. Gelak tawa tersebut berasal dari guru yang tidak begitu paham dengan notasi dan ketukannya.

“Awalnya merasa sulit, tapi lama-lama biasa dan bisa mengikuti alurnya, sangat menghibur mengusir kejenuhan,” ujar guru Penjaskes tersebut.

Menurutnya, belajar kerawitan menjadi upaya mengusir rasa jenuh. Minimnya berinteraksi dengan para siswa selama pandemi covid19 membuatnya kurang hiburan.

“Setres dan jenuh sekali mengajar daring setahun terakhir, upaya ini seperti self healing,” jelasnya.

Senada dengan Tyas, Rekyan Pramudha yang juga merupakan guru Seni Budaya mengaku kesulitan memegang kendali gendang. Menurutnya perlu intuisi kuat untuk memainkan alat musik tersebut.

“Seperti tantangan yang sangat menghibur untuk saya, suaranya sangat indah,” kata Tyas.

Sementara itu Kepala SMPN 4 Wonosari, Sutotok Sudar mengatakan, sengaja menggelar pelatuhan karawitan bagi para guru. Ia sadar betul para tenaga pendidik yang ia pimpin butuh penyegaran.

“Kami juga melakukan penyegaran dengan olahraga bareng supaya tidak jenuh aja,” jelasnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler