Peristiwa
Nekat Digelar, Hajatan Kerabat Wakil Ketua Satgas Covid Hargomulyo Dibubarkan Aparat
Gedangsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dua titik hajatan yang diselenggarakan oleh warga Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari pada Jumat (23/07/2021) siang tadi dibubarkan oleh aparat. Ironisnya, hajatan ini diselenggarakan oleh kerabat Wakil Ketua Gugus Tugas Covid kalurahan setempat. Informasinya, hajatan ini bahkan direncanakan akan diselenggarakan selama 2 hari.
Pantauan pidjar di lapangan, 2 titik hajatan yang ditertibkan adalah di Padukuhan Suru Lor dan Padukuhan Suru Kidul. Dua titik tersebut merupakan satu pasangan mempelai yang memang tinggal di satu kalurahan. Jumat siang tadi, aparat gabungan dari Pemerintah Kapanewon Gedangsari serta TNI dan Polri mendatangi lokasi hajatan usai mendapatkan laporan dari masyarakat. Di lokasi hajatan, masih ada sejumlah tamu undangan yang tengah menghadiri hajatan itu.
Aparat lalu melakukan dialog dengan pihak penyelenggaran hajatan. Akhirnya, diputuskan bahwa akan dilakukan penertiban. Sejumlah petugas kemudian membongkar pelaminan maupun dekorasi yang telah dipersiapkan penyelenggara hajatan.
Panewu Gedangsari, Martono Imam Santoso menuturkan, pihaknya terpaksa melakukan penindakan lantaran penyelenggaraan hajatan ini melanggar aturan. Sebelumnya, pemerintah telah menerbitkan Instruksi Bupati tentang perpanjangan masa PPKM Level 3. Salah satu aturan dalam instruksi tersebut berkaitan dengan dilarangnya penyelenggaraan resepsi pernikahan.
“Kita lakukan penertiban sesuai dengan aturan yang berlaku. Pada instruksi Bupati, dengan PPKM level 3 ini tidak diperkenankan untuk menyelenggarakan resepsi hajatan,” kata Martono Iman Santoso.

Martono Imam menambahkan, pembubaran hajatan tersebut sebenarnya hanya langkah antisipasi agar penyebaran covid19 di wilayahnya tidak meningkat drastis. Karena saat ini diakuinya, penyebaran covid19 masih terus menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.
Di samping itu, pihaknya berusaha membubarkan karena pelaksana hajatan ini banyak melanggar aturan. Meskipun pemerintah sudah melarang makan di tempat, namun ternyata penyelenggara hajatan justru menyediakan prasmanan di lokasi hajatan.
“Kita lakukan penertiban dan arahan agar masyarakat paham. Sebab dari Satgas Kalurahan sudah memberikan pengertian, tapi memang masyarakatnya masih nekat menyelenggarakan hajatan,” imbuh dia.
Imam sendiri meminta pengertian masyarakat agar bisa tetap menaati aturan yang berlaku ini demi kepentingan bersama. Pihaknya akan terus melakukan pengawasan lantaran pada bulan besar seperti sekarang ini, biasanya dianggap bulan baik oleh kalangan masyarakat untuk menyelenggarakan hajatan.
“Kami sangat memohon pengertian dari seluruh masyarakat, ini demi kesehatan bersama,” lanjutnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Ketua Bamuskal Hargomulyo, Suronto membenarkan jika penyelenggara hajatan itu adalah kerabat dekatnya. Namun ia berdalih bahwa sebelum menyelenggarakan hajatan, pihak keluarga sudah mengajukan rekomendasi atau ijin kepada lurah setempat.
“Beberapa warga lain juga melakukan hajatan seperti ini, bahkan di daerah lain juga sama. Makanya kami berani menyelenggarakan hajatan,” jelas Suronto yang juga merupakan Wakil Ketua Satgas Covid19 Hargomulyo.
Suronto berkelit jika mereka melanggar aturan tentang hajatan di antaranya tidak menyediakan prasmanan. Mereka tidak menyediakan meja makan ataupun minum, sebab makanan yang disediakan dibawa pulang oleh para penyumbang.
“Jika satu dibubarkan, kami harapkan semua juga dilakukan pembubaran,” tutupnya.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
