fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Viral Video Tempat Vaksin Terindah, Dinpar Akan Gelar Vaksinasi di Lokasi-lokasi Wisata

Published

on

Wonosari (pidjar.com)–Beberapa waktu lalu jagad dunia maya sempat dibuat takjub atas video pelaksanaan vaksinasi dengan panorama di atas bukit dan berlatar pantai. Bahkan vaksinasi tersebut dinilai oleh beberapa orang sebagai tempat vaksinasi terindah di Indonesia.

Vaksinasi itu diinisiasi atas kerjasama antara Puskesmas Tepus dan pengelola obyek wisata South Shore Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus. Video berdurasi 45 detik itu memperlihatkan antrian vaksinasi yang dipadu dengan keindahan alam pesisir Gunungkidul, desiran angin dan birunya air laut.

Bahkan, kabar viralnya vaksinasi dengan keindahan alam itu terdengar sampai ke telinga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno. Menurutnya pelaksanaan vaksinasi di tempat wisata merupakan terobosan yang sangat bagus dalam upaya vaksinasi untuk kesehatan sekaligus juga pemulihan ekonomi sektor wisata.

“Melihat vaksinasi di destinasi wisata khususnya yang sangat epic seperti di pinggir pantai seperti di Gunungkidul ini merupakan upaya mendorong pemulihan ekonomi dan pariwisata yang lesu selama pandemi,” beber dia.

Ia mengapresiasi diadakannya vaksinasi di tempat wisata. Menurutnya, wisata vaksin merupakan adaptasi sektor pariwisata terutama saat pandemi ini. Hal ini bisa menggeliatkan kembali ekonomi dan menumbuhkan lapangan kerja dengan menjadikan tempat-tempat wisata serta ekonomi kreatif sebagai sentra vaksinasi.

Sandiaga menambahkan, wisata berbasis vaksin juga skema PPKM Darurat akan mempercepat progres vaksinasi di Indonesia. Kemenparekraf juga mempunyai rencana setelah usai PPKM Darurat dengan menjalankan pariwisata berbasis vaksin.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono turut mengapresiasi para pelaku wisata yang berinisiatif melaksanakan vaksinasi bagi masyarakat dan pegawainya. Vaksinasi di tempat wisata menjadi daya tarik tersendiri dan untuk meningkatkan capaian vaksinasi bagi masyarakat Gunungkidul.

“Kami berterimakasih kepada pelaku pariwisata yang bersedia menjadikan tempat wisata sebagai lokasi vaksinasi. Tentu ini membantu jangkauan vaksinasi bagi masyarakat Gunungkidul. Sudah ada dua tempat wisata yang melakukan vaksinasi di Gunungkidul, yaitu HeHa dan South Shore,” urai Harry.

Harry menambahkan jika saat ini pihaknya tengah mempersiapkan vaksinasi di salah satu destinasi wisata Gunungkidul. Vaksinasi ini akan menyasar para pelaku wisata di seluruh Gunungkidul serta masyarakat sekitar.

“Sudah ada rencana melakukan vaksinasi bagi pelaku wisata di kawasan wisata Ngingrong, Kalurahan Mulo, Kapanewon Wonosari. Vaksinasi ini merupakan kerja sama antara Dinas Pariwisata Provinsi dan Dinas Kesehatan Gunungkidul yang dilsanakan dalam waktu dekat,” sambungnya.

Ia mengungkapkan vaksinasi bagi pelaku wisata menjadi penting karena para pelaku sangat rentan terhadap penyebaran covid19. Terlebih, vaksinasi merupakan bagian dari kesehatan masyarakat.

“Tentu dengan masyarakat yang sehat aakan berdampak pada pemulihan ekonomi nantinya. Jika tempat wisata telah dibuka, para pelaku wisata sudah siap karena telah divaksin,” imbuh dia.

Sementara itu, Lurah Mulo, Sugiyarto membenarkan perihal adanya rencana vaksinasi di wilayahnya tersebut. Ia mengaku sudah mendapatkan surat permohonan serta surat pemberitahuan kegiatan vaksinasi di kawasan wisata Ngingrong. Ia berharap kesempatan itu dapat dimanfaatkan warganya yang belum melakukan vaksinasi.

“Kalau dari surat ada sekitar 983 pelaku wisata yang akan mengikuti vaksinasi di Ngingrong, belum ditambah masyarakat sekitar. Saya berharap dengan adanya vaksinasi ini, masyarakat dapat sehat dan segera terbebas dari corona,” pungkasnya. (Roni)

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler