fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Deretan Bantuan Pemerintah Yang Dipecepat Pencairannya Selama PPKM, Dari BPNT Hingga Diskon Listrik

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Pemerintah telah menerapkan PPKM Darurat sejak 3 Juli sampai dengan 20 Juli 2021 mendatang. Untuk mendukung penerapan kebijakan ini, pemerintah pusat mengambil kebijakan untuk mempercepat penyaluran atau pencairan bantuan bagi keluarga penerima manfaat yang telah terdaftar. Pun demikian bagi masyarakat yang hendak mendaftar program bantuan dari pemerintah yang juga akan kembali dibuka. Saat ini yang tengah berjalan adalah penyaluran bantuan sembako. Dalam waktu dekat nanti, sejumlah program lainnya seperti Bantuan Sosial Tunai hingga diskon tarif listrik juga akan didistribusikan segera.

Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial Gunungkidul, Hadi Hendro Prayogo mengungkapkan, percepatan penyaluran bantuan memang tengah dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten. Salah satu yang sudah berjalan adalah penyaluran bantuan sembako senilai 200 ribu atau yang lebih dikenal dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Mulai tanggal 12 Juli 2021 kemarin, BPNT ini sudah mulai disalurkan di beberapa wilayah.

“Di Gunungkidul ini ada 83.886 KPM yang bulan ini mendapatkan bantuan sembako dari pemerintah. Jumlah ini memang berkurang dibandingkan dengan jumlah di bulan sebelumnya dikarenakan adanya verifikasi data oleh pemerintah,” kata Hadi Hendro Prayogo, Selasa (13/07/2021).

Ia mengungkapkan, data tersebut akan berlaku sampai dengan bulan Agustus 2021 mendatang. Mengacu pada kebijakan pemerintah, bantuan ini penyalurannya akan terus dipercepat untuk membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat terutama dalam masa pemberlakuan PPKM Darurat ini.

“Bantuannya senilai 200 ribu itu nanti tergantung KPM nya mau diambil semua atau tidak. Misalnya hanya mau dibelanjakan 100 ribu untuk beras dan telur juga ndak papa, atau mau dihabiskan untuk pembelian kebutuhan pokok itu,” paparnya.

Disinggung mengenai pemerintah pusat yang akan melanjutkan dan mempercepat penyaluran bantuan jenis lainnya, ia masih belum bisa mengutarakan lebih luas lagi. Sebab belum ada informasi resmi terkait dengan hal tersebut.

“Untuk BST kami belum mendapatkan arahan lanjutan. Sementara untuk PKH itu kan penyalurannya 3 bulan sekali,ini juga masih menjadi bahasan bersama apakah akan dipercepat penyalurannya. Sebab baru Mei sampai Juni kemarin dicairkan,”imbuh dia.

Berkaitan dengan Bulog yang akan membagikan bantuan pada periode PPKM ini juga baru akan dibahas bersama. Nampaknya dalam waktu dekat ini Dinas Sosial akan melakukan koordinasi dengan Bulog.

“Rencananya memang akan ada bantuan beras dari Bulog yang akan disalurkan kepada masyarakat. Tapi kami baru akan menjalin komunikasi. Saat ini kami juga masih fokus untuk penanganan isolasi mandiri. Kemarin kita salurkan 200 lebih sembako untuk pasien covid19 yang isoman,” jelas dia.

Beberapa program lain yang akan diperpanjang diantaranya pendaftaran Kartu Pra Kerja, perpanjangan durasi diskon listrik, BPUM, dan BLT.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Subiyantoro mengungkapkan saat ini pemerintah Kalurahan masih fokus dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai. Adapun dalam aturan yang berlaku kalurahan memiliki keleluasaan untuk melakukan penggantian.

“Untuk BLT ini masih tetap berlanjut sampai akhir tahun. Untuk penerimanya itu tergantung kondisi di wilayah perlu diganti atau tidak, tapi kebanyakan tidak ada perubahan,” ucapnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler