fbpx
Connect with us

Peristiwa

Warga Sumbermulyo Gusar, Ada Isu Belik Pancuran Diklaim Kalurahan Sebelah

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Warga Padukuhan Sumbermulyo, Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari saat ini cukup bingung lantaran Belik Pancuran yang berada di bawah pohon beringin tersebut diklaim milik Kalurahan Siraman. Padahal, sejak puluhan tahun lalu, diketahui lokasi belik tersebut mendudiki tanah Sultan Ground yang masih merupakan wilayah Padukuha  Sumbermulyo Kalurahan Kepek.

Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Padukuhan (LPMP) Sumbermulyo, Ngadino menerangkan, sumber mata air di bawah pohon besar tersebut tak pernah surut. Sejak puluhan tahun lalu, warga dari Sumbermulyo atau wilayah laij menggunakkan sumber Belik Wedok tersebut untuk memenuhi kebutuhan air.

“Dulu pas pompa air belum ada semua aktivitas disitu, ya nyuci mandi. Bahkan kalau musim kemaru digunakan untuk droping air kemana-mana,” ucap Ngadino, Rabu (23/03/2021).

Ngadino menambahkan, belik ini juga dirawat secara periodik oleh mastyarakat Sumbermulyo. Kejernihan airnya juga sama sekali tak berubah dari zaman ke zaman.

“Terutama setelah banjir, kaki sering melakukan kegiatan nduduk belik ini yang melakukan internal Siraman, termasuk perawatannya,” ujar Ngadino.

Ia mengaku kecewa setelah sering kali Dukuh Sumbermulyo saat melakukan pertemuan kepada pihak Kalurahan Siraman mengeklaim bahwa belik tersebut masuk Kalurahan Siraman. Menanggapi hal ini, warga berencana akan menggelar aksi 5 April mendatang.

“Semuanya boleh memanfaatkan, namun apabila ada yang mengeklaim kepemilikannya makan kami bertekat akan mempertahankan sekuat tenaga, wong batas wilayahnya sudah jelas ada tugunya barat perempatan ini,” tandas Ngadino.

Sementara itu, Dukuh Sumbermulyo, Doris Setiawan mengatakan, isu klaim ini bermula saat tahun 2019 lalu Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melakukan sosialisasi Perkantoran di Balai Kalurahan Siraman. Dalam pembahasan tersebut sejumlah tokoh kalurahan menyebut bahwa belik tersebut masuk wilayah Siraman. Rencananya akan dikelola menggunakan BumDes dengan memganggunakan air belik pancuran.

“Ditambah lagi pas kerja bakti di belik yang dihadiri oleh Kalurahan Kepek dan Siraman, ingat betul Pak PJ lurah mengatakan belik ini masuk Siraman. Kami sudah mencoba meredam warga tapi warga menginginkan segera ada aksi untuk menegaskan status kepemilikan belik,” tandas Doris.

Terpisah, Carik Siraman Tri memilih irit berkomentar. Menurutnya terkait batas wilayah belik pancuran masuk Siraman atau Kepek bisa dilihat dari peta.

“Saya belum bisa memberikan keterangan, kalau soal batas wilayah nanti dari kabupaten yang menentukan,” tandas Tri.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler