Pemerintahan
Pastikan Keakuratan Alat Ukur, Dinas Sidak SPBU dan Pasar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kesesuaian takaran dalam jual beli merupakan hak dari konsumen. Untuk itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul tahun 2021 secara acak akan menyidak seluruh SPBU dan juga alat timbang di seluruh pasar untuk mengetahui ke akuratannya. Upaya ini dalam rangka melindungi konsumen agar menerima barang dengan takaran akurat dengan cara melakukan tera ulang.
Kepala Seksi Perlindungan Konsumen dan Metrologi Disperindag Gunungkidul, Sri Andarwati mengatakan, saat ini ia menargetkan pengukuran takaran pada 14 Stasiun Pengisihan Bahan Bakar Umum (SPBU). Hingga Maret 2021, Disperindag sendiri sudah melakukan sidak pengukuran alat takar pengisian bahan bakar di tujuh SPBU di Gunungkidul.
“Dari tujuh yang sudah kami cek semua akurat, tidak ada temuan SPBU nakal, takaran mereka pas karena ini dilakukan secara acak. Tera ulang ini dilakukan berkala selama satu tahun sekali,” kata Andar, Rabu (23/02/2021).
Selain SPBU, yang akan menjadi sasaran tera berikutnya yakni seluruh Pasar di Gunungkidul. Sejauh ini alat pengukur milik para pedagang yang sudah ditera ulang milik Pasar Ponjong.
“Ada beberapa yang timbangannya tidak pas karena terlalu lama digunakan namun sudah diperbaiki lagi setelah ditera,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Disperindag Gunungkidul, Virgillio Soriano mengatakan, respon para pengusaha yang memiliki alat pengukur baik timbangan manual ataupun digutal di Gunungkiduk untuk ditera ulang cukup positif. Hal ini terlihat dari penghasilan PAD dari sektor metrologi 2020 lalu.
“Retribusinya baru mulai ditarik di 2020, dimana target Rp. 11juta mendapatkan PAD sebesar Rp. 15juta,” kata Virgillio.
Ditambahkan Virgillio, tahun ini Pemkab Gunungkiduk menargetkan Rp. 19juta dari sektor metrologi. Ia optimis target tersebut tercapai lantaran para pengusaha saat ini sudah sangat sadar bahwa penakaran yang sesuai wajib dilakukan.
“Tera ulang ini juga semuanya dilakukan secara inspeksi mendadak (sidak) dimana pengusaha tidak tahu sebelumnya,” tandasnya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized6 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized7 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
