Connect with us

Sosial

Warga vs Investor, Konflik di Watukodok Kembali Memanas

Diterbitkan

pada

Tanjungsari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sempat mereda dan tak terdengar kabar beritanya, konflik antara warga dengan investor di kawasan Pantai Watukodok kembali memanas. Konflik ini kembali mencuat setelah pembangunan homestay oleh salah satu investor dialihkan untuk menyewa tanah kas desa yang berada di bukit sebelah barat Pantai Pondok Ranggon.

Namun lambat laun, investor tersebut kembali akan membangun resort pada bukit sisi timur Pantai Sanglen atau tepat pada sisi barat Watu Kodok. Pembangunan ini dikhawatirkan akan menjadikan kawasan pantai ini sebagai lokasi keluar masuk dan terhubung home stay. Dengan demikian, para pedagang di Pantai Sanglen akan tergusur secara perlahan.

“Saya yakin kalau bukit sisi Timur Pantai Sanglen dikuasai investor, para pedagang yang beroperasi di Pantai Sanglen ini jelas tanpa digusur akan tergusur sendiri,” ujar Ketua Paguyuban Kawula Pesisir Mataram (PKPM) Watu Kodok, Sumarno saat ditemui pidjar-com-525357.hostingersite.com, Minggu (01/09/2019).

Jika hal ini terjadi, lahan kas desa yang harusnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kecil dikhawatirkan hanya akan bisa dinikmati para pemodal. Di sekitar Pantai Sanglen sendiri menurut Sumarno, saat ini terdapat sepuluh pedagang yang menggantungkan hidupnya dari berdagang di pesisir selatan. Mereka berjualan menghadap pantai dengan pemanfaatan tanah Sultan Ground.

Berita Lainnya  Ngabuburit Asyik di Pasar Ekologis Argowijil, Menikmati Kudapan Kuliner Tradisional Khas Gunungkidul

“Saya yakin, kalau sudah dikelola investor, mereka tamunya sedikit tapi jelas transaksinya besar, dan pedagang di sekitar Pantai Sanglen akan tertutup pagar-pagar besi yang menutup akses menuju pedagang kecil. Sehingga tanpa diusir saya pastikan mereka akan gulung tikar,” tandasnya.

Ia mengaku wacana ini beberapa waktu lalu mencuat setelah Pemerintah Desa Kemadang melakukan relokasi investor ke tanah kas desa. Hal ini dilakukan setelah pedagang di Pantai Watukodok melakukan perlawanan. Dahulunya lokasi yang akan dibangun resort oleh investor merupakan Pantai Watukodok. Sehingga, bukit sisi barat Pantai Sanglen pun sudah dibangun rumah warga yang merupakan pedagang di Pantai Watukodok.

“Yang jelas kalau di sebelah barat Pantai Watukodok akan dibangun resort, mereka pasti juga akan tergusur, wacana ini baru beberapa waktu berhembus karena ada yang sudah datang ke sini,” jelasnya.

Terpisah, Wakil Ketua Paguyuban Kawula Pesisir Mataram (PKPM) Watu Kodok, Rugiyati menambahkan, dampak dari pembangunan resort oleh investor ini menurutnya akan cukup luas. Ada potensi ke depan, para anggota paguyuban yang diadu domba karena wacana pembangunan resort ini. Strategi ini sendiri sempat dilakukan pada awal-awal upaya investor untuk merebut lahan Pantai Watukodok di masa lalu. Meskipun Pantai Sanglen yang menjadi bagian dari Pantai Watukodok tidak didaftarkan ke Dinas Pariwisata dan hanya dikelola oleh Pokdarwis, namun ia menolak keras apabila ada investor yang akan mendirikan resort di bukit yang memisahkan kedua pantai tersebut.

Berita Lainnya  Bea Cukai Yogyakarta Gagalkan Penyelundupan 54.096 Ekor Baby Lobster 

“Saya yakin ekonomi masyarakat kecil akan mati kalau ada resort di sini,” tandasnya.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler