Pendidikan
Wisuda Drive Thru SMP Al Mujahidin, Siswa Tetap Bisa Rayakan Kelulusan
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Wisuda saat ini telah menjadi budaya yang erat kaitannya dengan dunia pendidikan. Pada masa lalu, istilah wisuda sendiri hanya digunakan di jenjang universitas. Namun saat ini, wisuda telah digunakan oleh dunia pendidikan dari berbagai tingkat. Dari TK hingga SMA atau SMK, semua menerapkan wisuda sebagai perayaan kelulusan siswa.
Di tengah pandemi ini, para siswa maupun orang tua harus rela untuk meninggalkan momen ini. Sebagaimana diketahui, aktifitas yang mengumpulkan banyak orang memang dihimbau untuk dilakukan berkaitan dengan antisipasi penularan covid. Bahkan, sudah sejak beberapa bulan terakhir ini, aktifitas belajar mengajar di sekolah sampai diliburkan.
Sejumlah instansi sendiri mulai menggagas sejumlah terobosan agar para siswanya tetap bisa merayakan hasil perjuangan belajar mereka selama ini. Diantaranya yang banyak dilakukan adalah wisuda online.
Berbeda dengan sekolah lainnya, SMP Muhammadiyah Al Mujahidin menerapkan wisuda dengan konsep drive thru. Sabtu (04/07/2020) pagi tadi, SMP Al Mujahidin menggelar wisuda siswa-siswi kelas IX dengan konsep ini. Sebanyak 105 siswa-siswi yang mengikuti wisuda yang dibagi menjadi tiga sesi. Masing-masing sesi diikuti oleh dua kelas. Siswa diantar oleh orangtua berhenti di gerbang belakang sekolah menggunakan kendaraan.
Satu per satu mereka dicek suhu tubuhnya. Kemudian disemprot cairan handsantizer. Setelah itu, para siswa-siswi kemudian dipersilakan untuk mengenakan sarung tangan. Baru naik ke atas panggung dan menerima ijazah. Panggung wisuda sendiri memang sengaja dibangun tepat di depan pintu gerbang halaman belakang sekolah.

“Konsep ini memang kami coba, kendati di tengah pandemi yang mengharuskan adanya social distancing, kami pastikan tidak ada kerumunan dan terbebas dari virus,” ujar Kepala SMP Al Mujahidin, Agus Suroyo di sela-sela wisuda.

Setelah mengambil berkas kelulusan, para siswa kemudian keluar melalui pintu masuk sekolah. Orang tua dipersilakan menjemput putra-putrinya di gebang depan sekolah.
“Orang tua tidak ikut, tidak turun dari kendaraan jadi sangat minim kontak antara satu dengan yang lainnya,” jelas dia.
Meskipun di tengah pandemi, pihak sekolah sendiri tetap melaksanakan wisuda sebagai bentuk apresiasi kepada para siswa. Harapannya para siswa mampu mengambil hikmah dari pandemi covid19 ini. Para siswa juga tetap bisa merayakan kelulusan mereka, sekaligus juga menikmati hari terakhirnya menjadi siswa di SMP Al Mujahidin.
“Ini bentuk apresiasi, sengaja memang kami kemas berbeda,” ujar dia.
Sementara itu, salah seorang siswa Fadlan Zufli mengapresiasi wisuda unik ini. Menurutnya wisuda drive thru seperti ini cukup efisien di tengah pandemi.
“Dari awal datang, suhu kami dicek kemudian disemprot handsanitizer, dikasih sarung tangan tidak bersalaman hanya menerima bekas langsung pulang,” jelasnya.
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial3 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial7 hari yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized1 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan5 hari yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
