Pendidikan
Pertengahan Juli, Disdikpora Siapkan Skenario Para Siswa Bisa Kembali Masuk Sekolah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga berencana akan memulai kegiatan belajar mengajar bagi siswa SD SMP sederajat pada tanggal 13 Juli 2020 mendatang. Dua skenario disiapkan berkaitan dengan KBM para siswa tersebut baik dengan acara tatap muka di kelas atau masih menggunakan metode pembelajaran daring. Rencananya, dalam kegiatan belajar mengajar tatap muka di kelas sendiri akan dibagi menjadi dua sesi atau setiap kelas hanya diisi 50 persen dari jumlah siswa.
Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rosyid mengatakan pada tanggal 13 Juli 2020 siswa di tingkat SD maupun SMP sederajat akan memulai kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran 2020/2021. Pihak dinas serta sekolah sendiri telah mempersiapkan dimulainya proses pembelajaran dengan sistem tatap muka sebagai salah satu opsi. Namun begitu, dalam kegiatan belajar mengajar tetap megutamakan protokol kesehatan.
“Di setiap sekolah saat ini telah disiapkan alat cuci tangan yang disediakan di kamar mandi maupun dekat ruang kelas,” ucapnya, Senin (06/07/2020).
Bahron memaparkan, dalam kegiatan belajar mengajar nantinya akan dilangsungkan dengan 50 persen jumlah siswa setiap kelasnya. Untuk kelas dengan jumlah siswa yang sedikit, diperbolehkan 100 persen jumlah siswa.
“Misal untuk yang siswa SD 28, yang masuk jam 7.00 sampai jam 9.00 itu 14 siswa. Kemudian selang 1 jam masuk lagi siswanya sampai jam 12.00,” kata Bahron.

Jeda waktu tersebut ditujukan untuk mengantisipasi penumpukan siswa maupun penjemput agar tidak berkerumun. Selain itu juga bagi siswa yang akan masuk jam berikutnya untuk cuci tangan dan penerapan protokol kesehatan lainnya.
“Kami juga harapkan untuk para orang tua siswa menyediakan masker bagi anak-anak didik. Karena sekolah tidak mampu menyediakan masker untuk siswa,” terang Bahron.
Sementara untuk skenario kedua, pihaknya juga menyiapkan antisipasi jika pada tanggal 13 Juli 2020 kondisi dinilai belum memungkinkan untuk kegiatan tatap muka. Sehingga jika belum memungkinkan kegiatan belajar mengajar jarak jauh masih akan diterapkan.
“Nanti bisa dengan daring lagi, penugasan untuk siswa. Kita juga masih menunggu dari Dinas Kesehatan seperti apa nanti rekomendasinya,” ucap dia.
Sementara itu, Kepala Kemenag Gunungkidul, Arif Gunadi mengatakan hal yang tak jauh berbeda. Untuk untuk pondok pesantren yang sudah siap dengan protokol kesehatan dipersilahkan untuk membuka kembali kegiatan di ponpes.
“Kalau yang sudah siap silahkan, kalau yang belum siap dengan protokol kesehatan jangan buru-buru,” jelas Arif.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty memaparkan, untuk sementara di Gunungkidul tidak terdapat zona merah. Sehingga dalam kegiatan belajar mengajar dengan tatap muka masih memungkinkan untuk dilakukan.
“Tapi nanti jika dalam satu sekolah ada penularan, bisa kita arahkan untuk tutup lagi dan melanjutkan belajar dari rumah,” ujar Dewi.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized5 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
