Peristiwa
Zona Maut Pantai Baron Kembali Makan Korban, Bocah Wisatawan Nyaris Tenggelam
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Aliran sungai di Pantai Baron, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari terkenal dengan keganasannya. Arus air yang tenang kadang membuat wisatawan lengah sehingga banyak korban berjatuhan di lokasi tersebut. Seperti yang terjadi pada Selasa (19/06/2018), seorang bocah belasan tahun nyaris menjadi korban keganasan aliran sungai Pantai Baron.
Suasana di sekitar sungai Pantai Baron mendadak mencekam ketika Sakai Lina (41) warga Darmawangsa, Surabaya tiba-tiba berteriak histeris kala melihat Bilqis Ramadani (13) menjauh dari jangkauannya. Bilqis tenggelam terseret derasnya arus sungai Pantai Baron ketika tengah asyik bermain air.
Kapolsek Tanjungsari, AKP Basuki Triyono menceritakan, laka laut di Pantai Baron tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Korban bersama rombongan bermain di aliran sungai Pantai Baron. Suasana gembira serta kenyamanan di air membuat mereka lengah dengan kondisi dasar sungai yang amblas ketika dipijak.
"Korban yang lengah kemudian terseret arus, dirinya berusaha menepi namun kondisinya tidak memungkinkan hingga dirinya pun tenggelam," kata Basuki, Selasa (19/06/2018).
Dijelaskan Basuki, saat korban tenggelam, ibu korban berteriak histeris meminta pertolongan. Beruntung tak jauh dari lokasi, sejumlah petugas SAR yang berjaga bergerak cepat dengan terjun ke laut untuk menyelamatkan korban.
"Korban berhasil diselamatkan oleh petugas SAR. Lokasi korban ditemukan tidak jauh dari posisi korban bermain air," lanjut Basuki.
Bocah malang tersebut dalam kondisi tak sadar ketika berhasi dievakuasi ke daratan oleh petugas. Bilqis pingsan setelah terlalu banyak meminum air laut. Beruntung kemudian setelah beberapa waktu mendapatkan perawatan di Pos SAR, korban akhirnya berhasil siuman. Tak berapa lama kemudian, kondisinya berangsur-angsur membaik dan lalu diperbolehkan pulang.
Basuki menghimbau kepada para pengunjung agar lebih berhati-hati kala bermain di kawasan pantai. Sejumlah rambu-rambu serta himbauan dari petugas diharapkan dipatuhi.
"Lokasi tenggelamnya korban merupakan zona berbahaya. Petugas juga telah memberikan peringatan sebelumnya. Harap ini menjadi perhatian," pungkasnya.
-
Uncategorized4 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial5 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized4 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
