Connect with us

Peristiwa

Kandang Ayam Ambruk Timbun Pasangan Suami Istri, 1 Tewas 1 Luka

Diterbitkan

pada

Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebuah kandang ayam di Padukuhan Dengok 4, Desa Dengok, Kecamatan Playen Kamis (23/01/2020) lagi tadi roboh. Akibat dari insiden ini sendiri cukup fatal lantaran di dalam kandang, tengah ada Sugiran (41) warga Padukuhan Teguhan, Desa Wunung, Kecamatan Wonosari dan Tarmiyati (39). Dalam kejadian ini, Sugiran meninggal dunia sedangkan Tarmiyati mengalami luka yang cukup serius dan saat ini masih terus mendapatkan perawatan intensif.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, warga yang tinggal di sekitar lokasi kandang mendengar suara rintihan meminta tolong. Sutatik, yang mendengar hal tersebut kemudian berusaha mencari sumber suara. Saat ia keluar, ia melihat kandang milik pasangan suami istri tersebut sudah dalam kondisi ambruk.

Berita Lainnya  Sempat Mandheg, Pembentukan BUMD Pariwisata Bakal Kembali Dibahas

Panik dengan kondisi yang ia lihat, ia kemudian berusaha meminta bantuan warga untuk memberikan pertolongan. Sejumlah warga yang berdatangan langsung berusaha untuk melakukan penyelamatan. Sejumlah material kandang yang ambruk dibongkar guna mengevakuasi pasangan tersebut.

Saat berhasil menyingkirkan sejumlah material, warga menemukan Sugiran dan Tarmiyati sudah tergeletak. Saat ditemukan, Tarmiyati dalam kondisi pingsan sedangkan suaminya, Sugiran dalam keadaan tak sadar. Sejumlah luka dialami oleh kedua korban.

Sugiran sendiri memang mengalami luka cukup parah. Ia dalam kondisi tengkurap berada di atas istrinya. Dimungkinkan saat itu, Sugiran berusaha untuk melindungi istrinya dan kemudian terhantam material kandang yang runtuh.

Salah seorang perangkat desa Dengok, Cahyono menuturkan, berdasarkan perkiraan dan keterangan dari sejumlah warga. Ambruknya kandang diperkirakan sudah terjadi sejak pukul 04.00 dini hari. Namun kala itu, tidak ada warga yang mengetahui kejadian tersebut.

Berita Lainnya  Berdalih Selalu Habis Saat Masyarakat Hendak Membeli, Premium Ternyata Dijual Kepada Pengepul

“Warga baru pagi harinya berusaha mengevakuasi. Mungkin karena kelelahan berusaha bangun dan berteriak minta tolong, untuk yang perempuan pingsan. Sementara suaminya sudah tidak sadar (meninggal),” terang Cahyono, Kamis siang.

Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban dibawa ke Puskesmas Playen untuk mendapatkan penanganan medis. Namun demikian, sesampai di Puskesmas, Sugiran dinyatakan sudah meninggal dunia. Luka berat akibat benturan hebat di bagian kepala tertimpa reruntuhan kayu dan material menjadi penyebab utama meninggalnya korban.

“Ada luka di kepala yang cukup serius akibat tertimbun reruntuhan,” tambahnya.

Sementara Tarmiyati mengalami cedera di bagian tulang punggung. Selain itu, bagian tangan dan kakinya juga ada luka di mana keduanya sampai sekarang ini belum bisa digerakkan. Kendati demikian, ia dalam kondisi sadar dan masih bisa perlahan diajak komunikasi. Untuk penanganan selanjutnya, Tarmiyati dirujuk ke RSUD Wonosari.

Berita Lainnya  Keluh-kesah Wali Murid SMK 45 Wonosari Tentang Bantuan PIP Yang Dipotong dan Tak Pernah Diterimakan Pada Siswa

Sementara itu, Kapolsek Playen, AKP Jusuf Tianotak membenarkan kejadian ini. Pihaknya kemudian menerjunkan personil untuk melakukan olah TKP dan pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi mata. Informasi sementara yang berhasil dihimpun kepolisian, peyebab ambruknya bangunan kandang tersebut selain bangunan yang sudah agak rusak, juga lantaran sempat ada pohon yang tumbang.

“Kami lakukan pemeriksaan. Sekarang anggota masih di lapangan. Korban sendiri ada yang sudah dibawa ke rumah duka,” ujar Jusuf.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler