Peristiwa
Hujan Lebat Akibatkan Pohon Tumbang di Dua Kecamatan, Kerugian Capai Jutaan Rupiah
Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rentetan bencana alam terjadi di Kabupaten Gunungkidul Sabtu (09/05/2020) kemarin. Kecamatan Wonosari dan Kecamatan Karangmojo turut terdampak dalam peristiwa bencana alam ini.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gunungkidul, Edy Basuki menjelaskan, Sabtu kemarin memang hujan lebat terjadi di wilayah Gunungkidul. Kejadian pertama sekitar pukul 13.30 WIB Sabtu kemarin. Pohon kayu putih di belakang Kantor Pos, Padukuhan Trimulyo II, Kepek Wonosari, sebuah pohon tumbang. Diketahui pohon roboh menimpa tiang listrik jalan dan tiang telkom.
“Listrik sempat padam, relawan kami kemudian datang untuk memotong pohon, tim PLN juga datang, kerugian sendiri jika ditaksir sekitar Rp. 2juta,” jelas Edy, Minggu (10/05/2020) pagi.
Tak lama berselang, dua pohon tumbang juga menimpa tiang listrik di Padukuhan Gunungsari (04/07), Bejiharjo, Karangmojo. Kedua pohon jenis jati tersebut menimpa tiang listrik. Akibatnya DAK di delapan rumah warga juga rusak.
“Kondisi kabel juga sempat berserakan di tepi jalan, tapi tim dari PLN sudah mengkondisikan, relawan kami juga segera memotong pohon berrsama tim FPRB Bejiharjo kerugian menjapai dua jutaan,” paparnya.
Tidak jauh dari lokasi tersebut, pohon tumbang menimpa satu rumah warga dan kandang sapi di Padukuhan Bayubening 1 (03/10), Bejiharjo Karangmojo. Akibatnya, rumah milik Sunardi (50) rusak cukup parah di bagian atap. Sedangkan kandang ternak milik Ija Susana (45) juga mengalami kerusakan dibagian atap.
Dua pohon jati tersebut memang tumbuh berdekatan di pekarangan Sunardi. Kandang Ija dengan rumah Sunardi memang berdekatan. Saat kejadian pohon roboh secara bersama. Sehingga dua pohon tersebut menimpa dua bangunan sekaligus.
“Kerusakan ada pada reng, usuk dan genting, jika ditaksir kerugian menjapai empat juta rupiah,” ujarnya.
Edy mengimbau, masyarakat agar selalu waspada dalam menghadapi cuaca ekstrim. Ia meminta masyarakat menebang pohon jika dirasa cukup membahayakan.
“Kami imbau masyarakat waspada, jika ada pohon yang sudah cukup besar sebaiknya segera ditebang agar tidak membahayakan,” tandas Edy.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
