Pemerintahan
Dana Puluhan Miliar Rupiah Disiapkan untuk Rehab dan Bangun Gedung Penunjang Pendidikan di Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul telah memulai melakukan pembangunan sejumlah gedung penunjang pendidikan. Tidak main-main, anggaran senilai puluhan miliar telah disiapkan untuk memberikan tambahan fasilitas bagi para pelajar.
Kasubag Perencanaan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Sumarno mengatakan, sedikitnya ada anggaran senilai Rp 51 miliar yang akan digunakan untuk pembangunan sejumlah sekolah baik dari PAUD, SKB, Sekolah Dasar, hingga SMP. Proses pembangunan sendiri sudah akan dimulai dengan agar memberikan fasilitas yang memadahi bagi para pelajar.
“Pembangunan menyasar sejumlah sekolah yang menjadi skala prioritas pembangunan dan rehab, disesuaikan dengan kondisi masing-masing bangunan. Kita sudah cek lokasi dan verifikasi bersama tim untuk pembangunan semoga segera terlaksana,” ujar Sumarno, Selasa (13/08/2019).
Adapun rinciannya untuk pembangunan dan rehab SD sendiri dari APBD 2019 dianggarkan mendapat alokasi sekitar 4,49 miliar dan DAK sebesar 19,6 miliran. Kemudian untuk oembangunan SMP mendapatkan kucuran dari DAK sebesar 18,1 miliar. Sedangkan untuk sisanya dibagi pada lembaga pendidikan lain menggunakan APBD maupun DAK.
Sejumlah sekolah pun akan tersasar adanya bantuan pembangunan dan pelengkapan fasilitas yang sekiranya kurang memadahi. Ia mengambil contoh diantaranya yakni, pembangunan ruang kelas, ruang guru, dan beberapa hal lainnya yang sekiranya menunjang proses belajar mengajar bagi siswa.
“Sekolah yang nantinya akan mendapatkan pembangunan dan rehab diantaranya SD di wilayah Karangmojo, Ponjong, Gedangsari, Saptosari dan beberapa sekolah-sekolah di kecamatan lainnya,” terang dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Disdikpora, Bahron Rosyid mengatakan jika pembangunan gedung dan rehabilitasi bangunan sendiri diharapkan mampu menunjang proses pembelajaran dengan baik. Sehingga para siswa lebih nyaman dan fokus dalam mengikuti pembelajaran. Hal ini juga sebagai bentuk pemerataan atas kualitas fasilitas yang disediakan.
“Dari pemerintah berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan. Selain kualitas pendidikan, kualitas bangunan pun juga perlu diperhatikan,” ucap Bahron.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
