fbpx
Connect with us

Info Ringan

Enam Jenis Keju yang Umum Digunakan

Diterbitkan

pada tanggal

––>

Jogja,(pidjar.com)–Keju adalah olahan susu yang paling populer di masyarakat. Semua kalangan pasti menyukai olahan susu satu ini. Selain bisa disantap langsung, keju juga seringkali dijadikan bahan kue ataupun topping untuk beragam macam hidangan. Keju rupanya memiliki sejumlah jenis. Semua jenis keju memiliki keistimewaannya masing-masing, dan tentu saja memiliki cita rasa yang lezat. Berikut beberapa jenis keju yang umum digunakan.

Parmesan

Ini merupakan jenis keju yang terkenal. Keju satu ini dibuat dari susu sapi dan berasal dari Italia, khususnya daerah Parma. Pembuatan keju ini sendiri tergolong lama; sekitar 3 bulan hingga setahun lamanya. Keju parmesan memiliki bentuk yang bundar serupa drum atau kue bolu. Bagian kulit luarnya berwarna kuning pucat dan aromanya begitu manis. Teksturnya padat dan cita rasanya agak sedikit manis. Parmesan sangat cocok dijadikan topping untuk berbagai makanan.

Mozzarella

Ini adalah keju lainnya yang populer di masyarakat, selain Parmesan tentunya. Sama seperti Parmesan, keju Mozzarella juga berasal dari Italia, khusunya dari daerah Campania atau Latium. Tak seperti Parmesan, keju Mozzarella bisa dibuat dari susu sapi dan bahkan susu kerbau. Mozzarella umumnya berwarna putih. Teksturnya begitu lembut dan kadar airnya cukup tinggi. Daya tahan keju ini bisa sangat lama, tergantung di mana Anda menyimpannya. Kalau mau daya tahannya sangat lama, disarankan untuk menyimpannya di dalam kemasan yang hampa udara. Di Italia, Mozzarela sering dipakai untuk campuran pizza dan lasagna. Di Indonesia, keju ini pun juga lazim dipakai sebagai campuran makanan. Ayam geprek mozzarella adalah salah satu contohnya.

Berita Lainnya  Lima Jenis Pepaya yang Sering Dikonsumsi Masyarakat Jogja

Cheddar

Keju Cheddar adalah keju selanjutnya yang populer di daftar ini. Tak seperti dua keju sebelumnya, keju ini tidak dibuat di Italia. Keju ini berasal dari negara Inggris, khususnya di daerah desa Cheddar. Keju yang dibuat dari susu sapi ini memiliki tekstur yang keras dan berwarna putih gading. Keju ini lazim sekali dipakai sebagai bahan dasar utama sebuah kue atau makanan. Keju ini memiliki kandungan vitamin B12 yang baik, sehingga keju ini bisa dibilang cukup bergizi. Di Indonesia, keju jenis ini dijual dalam berbagai nama merk, salah satunya adalah Kraft.

Stilton

Inggris masih memiliki satu jenis keju lainnya. Keju tersebut adalah keju Stilton. Proses pembuatan keju ini cukup unik, di mana susu sapi yang menjadi bahan utama keju ini bakal dicampur bersama jamur. Penambahan jamur tersebut membuat keju ini memiliki corak kebiruan di dalamnya. Sama seperti Cheddar, Stilton juga merupakan keju yang keras. Keju ini memiliki bentuk agak silinder, Pada bagian kulit luarnya, Anda bakal menemukan sejumlah lubang yang amat kecil. Lubang-lubang itu rupanya tercipta dai jarum-jarum yang ditusukkan ke bagian kulit keju Stilton.

Emmental

Kalau Anda melihat keju ini, pasti Anda tidak akan asing. Bentuk keju satu ini sering dipersepsikan sebagai bentuk keju pada umumnya. Bentuk keju Emmental sendiri berbentuk bulat dan berwarna kuning. Bagian luarnya memiliki lubang yang besar dan banyak jumlahnya. Keju yang berasal dari Swiss ini dibuat dari susu sapi yang diberi makan jerami. Susu tersebut nantinya dikentalkan dengan bakteri dan dicetak. Setelah itu, susu itu pun bakal mengalami sejumlah proses pembuatan lainnya yang cukup panjang. Proses pembuatannya yang panjang membuat keju Emmental mengeluarkan zat karbondioksida. Zat tersebutlah yang kelak membuat keju ini memiliki lubang besar yang banyak. Keju ini ini lazim sekali dipakai untuk isian roti bakar dan burger keju (cheese burger).

Berita Lainnya  Furniture Kuno Penambah Nuansa Seni

Gouda

Gouda merupakan keju yang berasal dari Belanda. Sama seperti beberapa keju sebelumnya, keju ini juga dibuat dari susu sapi. Pada keju ini, susu sapi dipanaskan hingga menghasilkan dadih yang terpisah dari susunya. Bagian dadih susu tersebut nantinya bakal diproses sedemikian rupa dan menjadi Keju Gouda. Keju Gouda memiliki cita rasa manis yang kuat. Semakin tua keju ini, maka semakin manis pula rasa kejunya. Teksturnya cukup renyah dan gurih, apalagi jika Anda menyantapnya saat keju ini masih panas. Keju Gouda sangat cocok dijadikan topping dalam menu salad. Keju Gouda bisa disajikan dalam bentuk utuh dan juga dalam bentuk lelehan.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler