Sosial
Kemampuan Belum Maksimal, Belum Semua Perusahan Daftarkan Pegawainya di BPJS Ketenagakerjaan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Mulai munculnya perusahaan-perusahaan besar maupun usaha lainnya harus diimbangi dengan kesejahteraan yang sepadan pula. Salah satunya yakni para pekerja yang diikutsertakan dalan jaminan sosial, sehingga nantinya jika terjadi suatu hal yang tidak diinginkan sejumlah kemudahan dalam pembiayaan atau santunan dapat lebih ringan. Misalnya saja pekerja atau karyawan diikutsertakan dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, tapi masih ada perusahaan-perusahaan yang memang belum aktif dan mendaftarkan karyawan mereka ke jaminan ini.
Perlu adanya dorongan yang serius agar para pengusaha memberikan jaminan ini. Pasalnya memang untuk BPJS Ketenagakerjaan sendiri tergolong penting, sebagai bentuk keperdulian perusahaan bagi karyawan mereka. Di Gunungkidul sendiri belum 100 persen perusahaan yang ada mendaftarkan kpekerja mereka ke jaminan sosial ini. Hal ini ada beragam faktor mulai dari kemampuan hingga kondisi lainnya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Gunungkidul, Dhian Novita mengungkapkan, pihaknya juga melakukan sosialisasi keperusahaan perusahaan di Gunungkidul. Adapun saat ini yang menjadi sasaran dari BPJS adalah menggandeng para pelaku industri yang tengah berkembang pesat di Gunungkidul. Jajarannya melakukan kerjasama dengan pemerintah desa untuk melakukan pendataan mengenai industry yang ada di wilayah masing-masing. Selanjutnya dari BPJS door to door menawarkan jasa jaminan sosial mereka.
“Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kami lakukan pendekatan dan sosialisasi,” terang Dhian Novita, Sabtu (19/10/2019).
Adapun selain membidik pelaku industry, BPJS Ketenagakerjaan saat ini juga menyasar pelaku usaha wisata. Saat ini, baru pelaku usaha wisata di Goa Pindul yang sudah mendaftarkan karyawannya kepada BPJS Ketenagakerjaan. Nantinya akan dikembangkan ke pelaku wisata lainnya, misalnya sasa di kawasan pantai. Masing-masing pokdarwis akan diberikan sosialisasi untuk mendaftarkan diri sebagai peserta jaminan sosial.
Nantinya hak yang diperoleh para pekerja yaitu jaminan kematian dan kecelakaan kerja. Apabila mengalami kecelakaan kerja sampai dirawat di rumah sakit menempati layanan kesehatan kelas I jika di RSUD.
“Kalau di RS swasta ditempatkan di kelas II,” imbuhnya.
Perwakilan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia cabang Gunungkidul, Agus Santoso mengungkapkan, pihaknya sendiri terus mendorong perusahaan di Gunungkidul untuk melakukan pemenuhan kewajiban perusahaan pada jaminan sosial. Memang selama ini, ada beragam faktor menurutnya yang mempengaruhi suatu perusahaan belum dapat mendaftarkan pegawai mereka ke BPJS Ketenagakerjaan. Mulai dari kemampuan perusahaan hingga faktor-faktor lainnya.
“Kalau kesadaran dari perusahaan sebenarnya sudah mulai tumbuh. Tapi ya memang terbentur mungkin kemampuan , mengingat mayoritas perusahaan di Gunungkidul adalah kategori menengah,” kata Agus Santoso,
Tak hanya itu, selain dari serikat pekerja dari pemerintah pun juga terus melakukan koordinasi dengan perusahaan agar mereka memberikan jaminan sosial bagi para pekerja mereka. Selain ada jaminan perlindungan jika sewaktu-waktu terjadi suatu kecelakaan kerja juga ada keperdulian tersendiri.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
