Sosial
Gelar Festival Dolanan Anak dan Jajanan Pasar Diharapkan Mampu Dorong Pariwisata di Gunungkidul
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Budaya serta kekayaan alam menjadi pendukung kemajuan sektor pariwisata di Gunungkidul. Pemerintah terus berupaya menyatukan beberapa elemen tersebut untuk menambah daya tarik pariwisata di Gunungkidul. Seperti yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Gunungkidul bekerjasama dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Gunungkidul menggelar festival dolanan anak dan jajanan pasar di Taman Hutan Raya (TAHURA), kawasan konservasi Hutan Bunder, Kecamatan Patuk, Minggu (27/10/2019).
Kasi Promosi dan Informasi Wisata, Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul, Purnomo Sumardamto mengatakan, selama ini kekayaan alam menjadi poros utama pariwisata di Gunungkidul. Hadirnya festival seperti ini, masyarakat mampu memberikan nuansa yang beda terhadap penunjang kuliner dan atraksi yang ada di desa wisata.
“Harapan kita, setiap potensi yang ada di wilayah-wilayah itu nanti dapat menjadi pendorong sektor pariwisata. Baik kuliner maupun dolanan anak dapat ditunjukan kepada para turis dan wisatawan,” kata pria yang akrab disapa Damto ini.
Ia menjelaskan, Dinas akan melaksanakan kegiatan setura secara berkelanjutan. Menurutnya, upaya mengenalkan dan menggali potensi-potensi yang ada di masyarakat demi kemajuan pariwisata di Gunungkidul ini akan berdampak baik pada kemajuan pariwisata.
“Kita lihat potensi di Gunungkidul ini sangat melimpah. Kita bersama-sama mengelolanya dan menata agar berdampak positif bagi Gunungkidul,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti pun menuturkan hal serupa. Menurutnya terselanggaranya dua kegiatan positif ini bertujuan untuk melestarikan kebudayaan tradisional yang ada di Gunungkidul.
Sebab, saat ini anak-anak mulai meninggalkan dolanan anak yang sebenarnya jika dikemas akan menjadi seuatu yang apik.
“Dolanan anak kan sudah mulai dilupakan maka kegiatan ini kita mengingatkan kembali untuk melestarikannya dan nantinya bisa dicintai masyarakat luas,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut dengan pihak dinas menggadeng beberapa unsur yang berasal dari 18 kecamatan se-Kabupaten Gunungkidul untuk perlombaan menyajikan jajanan pasar. Panitia juga telah menyiapkan para juri yang kompeten dan hadiah menarik berupa piala dan uang tunai bagi pemenangnya. (kelvian)
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya6 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized7 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized7 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized23 jam yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
