Pariwisata
Menikmati Pesona Baron Techno Park, Wisata Edukasi Yang Komplit di Pesisir Selatan
Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pesisir pantai selatan yang membentang di Gunungkidul tidak pernah habis untuk dibahas. Destinasi wisata di wilayah ini sangat banyak menyuguhkan keindahan alam yang luar biasa, misalnya saja pantai Parangrucuk yang berada di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari. Selain menyuguhkan bentang pantai yang mempesona ada sejumlah panorama lain yang dapat dinikmati di kawasan yang lebih dikenal dengan Baron Techno Park ini.
Berkunjung ke obyek wisata ini ternyata tidak hanya menikmati birunya air laut, melainkan ada beberapa pengetahuan atau edukasi lain yang didapatkan di kawasan Baron Techno Park. Pasalnya kawasan ini merupakan bagian dari Balai Pengkajian Dinamika Pantai (BPDP) yang sejak beberapa waktu lalu telah diresmikan. Kawasan ini juga sebagai tempat penelitian dan pengembangan sumber energi alternatif.
Memasuki kawasan Baron Techno Park, pengunjung akan disuguhkan dengan hamparan layaknya tanam di lingkungan ini. Beberapa gazebo berbentuk rumah, dan tanaman serta bunga menghiasi sisi kanan dan kiri. Berjalan kaki dari areal parkir akan di suguhi pemandangan yang masih sangat asri.
Beberapa meter kemudian, terdapat sebuah tugu dan lingkaran besar yang di atasnya terdapat tulisan angka romawi. Dari lingkaran jam ini, pengunjung dapat membaca jam secara berbeda dibandingkan dengan jam pada umumnya. Pasalnya, sesuai dengan putaran matahari, nantinya bayangan tugu akan menunjukkan pukul berapa saat itu.
“Tempat ini berada di layaknya tebing-tebing, berhadapan langsung dengan lautan. Jadi misal ada nelayan yang beraktifitas di laut terlihat jelas dari kawasan ini,” kata salah seorang pengunjung Baron Techno Park, Arum, Minggu(09/11/2019).
Tak hanya itu, ada beragam edukasi yang didapatkan berkunjung ke obyek wisata ini. Pasalnya ada beberapa kegiatan yang dilakukan dapat menambah pengetahuan pengunjung, mengingat lokasi ini menjadi titik pengkajian dan pengembangan teknologi energi.
Untuk sampai di Baron Techo Park aksesnya pun cukup mudah. Dari kawasan pantai Baron pengunjung disarankan menuju arah barat mengikuti jalur utama menuju JJLS. Kemudian nantinya akan dijumpai sebuah pertigaan agak menyerong, papan petunjuk arah dengan tulisan Baron Techno Park pun akan terpampang di jalur itu.
“Mengikuti jalur aspal yang sebagian sudah agak rusak. Beberapa kilometer kita harus melewati tengah ladang, membelah jalanan yang jika pagi hari ramai aktifitas petani berladang,” tambah dia.
Nantinya setelah sampai, pengunjung akan diarahkan oleh penjaga obyek wisata tersebut. Panorama yang indah pun disuguhkan di kawasan ini. Untuk berkunjung ke Baron Techo Park, waktu yang tepat adalah pagi dan sore hari, karena cuaca tidak terlalu panas dan pemandangan yang disuguhkan jauh lebih menarik.
“Fasilitasnya pun sudah cuku memadahi jadi ndak perlu khawati, beberapa spot foto yang instagaramable juga tersedia. Jadi cocok untuk berwisata dan berswafoto,” tutup dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized6 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
