Connect with us

Info Ringan

Menikmati Olahan Daging Enthok di Tengah Sunyinya Hutan Rempak

Diterbitkan

pada

Nglipar, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Syahdunya alam pedesaan ditambah dengan hembusan angin sepoi-sepoi memang menentramkan hati di kala musim panas seperti saat ini. Ditambah, saat perut mulai kosong di siang hari, tentu sajian penggugah selera sangat dibutuhkan. Terletak di kawasan Hutan Rempak yang terletak di Padukuhan Kedungkeris, Desa Kedungkeris, Kecamatan Nglipar, rumah makan Alam Rempak ini memang menawarkan makan siang di tengah hutan.

Pidjar.com pun penasaran ingin mencoba salah satu hidangan yang menjadi khas dari resto ini, ialah rica-rica enthok. Enthok sendiri merupakan unggas jenis bebek yang juga tak kalah enak. Persiapan dalam memasak rica enthok yang menjadi andalan resto ini. Sebelum mulai memasak, enthok dipotong kecil-kecil terlebih dahulu. Baru bumbu seperti daun jeruk, bawang merah, bawang putih, lengkuas, merica, cabai, garam, MSG dihaluskan.

Berita Lainnya  Lama Jadi Blank Spot, Kawasan Pantai Wediombo Kini Telah Terjangkau Sinyal Internet

Bumbu halus tersebut digongso terlebih dahulu. Baru saat aroma gongso harum, potongan enthok dimasukkan satu per satu. Kemudian ditambahkan air secukupnya, dan diungkep. Setelah setengah matang, baru dibubui kecap manis dan koreksi rasa.

Beberapa saat setelah menikmati keindahan alam Hutan Rempak yang memang cocok untuk berswafoto, olahan rica-rica entok pun datang. Tercium aroma rica-rica yang sangat khas dan nikmat membuat perut terus bergejolak agar segera melahapnya. Pedas legit gurih dan manis bercampur menjadi satu. Sungguh nikmat yang tiada tandingannya.

Rumah makan ini milik Edi Susilo. Ia sendiri bisa dikatakan cukup banting setir karena sebelumnya menjadi anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul periode 2014-2019.

“Ya memang setelah dinyatakan tidak terpilih lagi menjadi anggota legislatif saya banting setir membuat usaha rumah makan agar nantinya juga menambah PAD Kabupaten Gunungkidul dari sisi pajak restoran,” ujar Edi.

Ia mengatakan, rumah makannya ini baru saja dibuka pada 30 Agustus lalu. Dengan konsep menyatu dengan alam.

Berita Lainnya  Resep Kroket Kentang Udang

” Apa yang kami jual tergolong di bawah standar, seperti rica-rica enthok satu porsi hanya Rp. 20ribu saja,” ucapnya.

Rumah makan yang berada di lahan seluas 1.500 meter persegi ini buka dari pukul 07.00 hingga 21:00 WIB. Selain lokasinya yang strategis di jalur wisata sisi utara, tempat ini juga memiliki sejumlah lokasi foto yang cukup instagramable. Selain menjual makanan, Edi juga menjual sejumlah produk UMKM asli Kabupaten Gunungkidul sebagai cindera mata. Seperti kerajinan dari bambu.

” Terturama kalau malam hari, pencahayaannya pun kami usahakan menarik,” ucapnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler