Pemerintahan
Proses Lelang Jabatan, Tujuh Pejabat Rebutkan Kursi Kasat Polisi Pamong Praja
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)—Seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup pemerintah Kabupaten Gunungkidul masih terus berlangsung. Tanggal 26 sampai dengan 28 Februari 2020 ini para peserta seleksi melakukan tahapan tes kompetensi. Dari pendaftaran awal ada 16 pejabat yang mendaftarkan diri dalam lelang jabatan ini.
Kepala Bidang Mutasi, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Agus Sumaryono mengataka, ada 16 peserta yang mengikuti tes kompetensi di Balai Pengukuran Kompetensi BKPPD DIY sesuai dengan tahapan yang harus dilalui, masing-masing peserta harus mengikutinya.
“Ada 16 yang ikut dalam seleksi pengisian jabatan,” terang Agus Sumaryono, Rabu (26/02/2020).
Bedasarkan data yang ada, untuk formasi Kepala BKKPD ada 4 peminatnya yakni Arif Kuncahya, Edy Sedono, Hermawan Yustianto, Jatmiko Sutopo,dan Mahartati yang merupakan Sekretaris Dinas Petanahan dan Tata Ruang. Selanjutnya untuk formasi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik diikuti oleh 4 pejabat yakni Putro Sapto Wahono, Ely Siswanta yang merupakan kepala bidang Penerangan Jalan Umum dan Perparkiran Dinas Perhubungan, Marwatahadi yang merupakan Camat Karangmojo, dan Esi Suharto.
Untuk formasi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja ada 7 peminat pendaftarnya yakni Miksan, Yudha haryanto, Slamet Winarno Camat Ngawen, Mohammad Arif Aldian, Sri Agus Wahyono, Arri Sandy Purba dan Rakhmadian Wijayanto Camat Tanjungsari.
“Nanti ada tahapan lanjutan yang harus dilalui. Kemudian nanti hasilnya akan dilakukan pembahasan denagn tim pansel dan diajukan ke Bupati Gunungkidul,” imbuh dia.
Untuk segala informasi berkaitan dengan pendaftaran dan tahapan ini dapat di buka di website BKPPD Gunungkidul. Pengisian ini filakukan untuk mengisi kekosongan jabatan sehingga jalannya ketugasan dan pemerintahan tidam terganggu, berkaitan dengan kebijakan yang diterapkan pun nantinya juga kuat.
Beberapa waktu lalu, Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul, Drajad Ruswandono mengatakan jika pengisian kekosongan jabatan ini nantinya tidak menyalahi aturan, dan bupati terhindar dari saksi. Pasalnya belum lama ini, pemkab mendapat himbauan untuk tidak melajukan mutasi pada para pejabat dan PNS lainnya.
“Nanti sebelum pelantikan akan kami konsultasikan dengan Menteri dalam negeri, jadi tidak menyalahi aturan,” ucap Drajad.
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
