fbpx
Connect with us

Peristiwa

Libur Panjang, Jumlah Penumpang Angkutan Umum Alami Lonjakan

Published

on

Womosari,(pidjar.com)–Jumlah kedatangan dan keberangkatan di sejumlah terminal Kabupaten Gunungkidul mengalami peningkatan. Peningkatan mobilitas penduduk sendiri disebabkan oleh cuti bersama yang dimulai pada Rabu (28/10/2020) kemarin. Ratusan penumpang selama dua hari ini datang dari perantauan dan turun di terminal.

Kepala UPT Terminal Dhaksinarga Wonosari, Edi Susanto mengatakan, kedatangan pada dua hari kemarin tidak signifikan. Hal ini karena biasanya para penumpang telah turun di titik tertentu sebelum sampai terminal.

“Ada 36 kedatangan rerata berisi 22 penumpang jadi sekitar 792an orang setiap hari yang datang terminal kami memang lokasinya di paling ujung jadi para penumpang sudah turun di lokasi tertentu, misalnya Siyono,” tutur Edi, Jumat (30/10/2020).

Ia menambahkan, pada musim liburan ini yang paling terlihat ialah jumlah keberangkatan di Terminal Dhaksinarga. Sedikitnya terdapat 36 angkutan yang berangkat dengan berisi 190 penumpang per kendaraan.

Berita Lainnya  Pelajar Ngebut Terlibat Kecelakaan, Satu Korban Wanita Luka Parah

“Kenaikan sekitar 10% pada keberangkatan,” kata Edi.

Kendati demikian, pihaknya memastikan protokol kesehatan tetap dilaaksanakan di terminal. Misalnya saja saat penumpang datang mereka dicek suhu tubuhnya terlebih dahulu. Setelah itu kemudian dipersilakan untuk cuci tangan.

“Saat di dalam bus juga kami pastikan harus selalu jaga jarak,” kata dia.

Terpisah, Kepala UPT Terminal Semin Nur Wijaya mengatakan kepadatan aktivitas sudah terjadi sejak Rabu. Hari Rabu kemarin terdapat 20 armada datang berisi 45 penumpang. Sedangkan untuk armada berangkat terdapat 22 kendaran dengan penumpang 49.

“Hari Kamis kemarin armada datang 26 jumlah penumpang 64,” jelas Nur.

Sedangkan untuk keberanngkatan berjumlah 23 kendaraan dengan jumlah penumpang 50. Di terminal semin sendiri peningkatan mobilitas penumpang cukup signifikan.

Berita Lainnya  Depresi Masalah Keluarga, Wakino Gantung Diri di Dalam Rumah

“Biasanyan hanya belasan, ini sampai puluhan kami juga masih mendisiplinkan protokol kesehatan,” tandas Nur.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler