fbpx
Connect with us

Pemerintahan

33 Calon Jamaah Haji Asal Gunungkidul Batal Diberangkatkan

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Sebanyak 33 calon jamaah haji dari Kabupaten Gunungkidul batal diberangkatkan ke tanah suci pada tahun 2023 ini. Sejumlah hal menjadi penyebab puluhan orang ini urung menunaikan ibadah haji. Kendati demikian, Kantor Wilayah Kementerian Agama Gunungkidul memastikan jamaah yang diberangkatkan memenuhi kuota yang turun dari DIY.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dsn Umroh, Kanwil Kemenag Gunungkidul, Taufik Ahmad Soleh mengatakan, terdapat beberapa hal yang menyebabkan 33 calhaj Gunungkidul tidak jadi diberangkatkan tahun ini. Mulai adanya calon jamaah yang sakit, tidak adanya pendampingan, meninggal dunia, dan tidak dilakukannya pelunasan di waktu yang telah ditentukan oleh pemerintah.

“Benar ada 33 yang tidak diberangkatkan,” ucap Ahmad Soleh.

Berita Lainnya  Malam Pergantian Tahun di Gunungkidul, Gunung Api Purba Nglanggeran dan Alun-alun Wonosari Jadi Pusat Perayaan

Tahun 2023 ini, Gunungkidul mendapatkan kuota sebanyak 416 jamaah calhaj, 383 telah melakukan pelunasan sesuai dengan ketentuan. Untuk menenuhi kuota yang ada kemudian diisi oleh cadangan yang menyusul melakukan pelunasan.

“Ada cadangan yang seharusnya diberangkatkan tahun depan, namun karena tahun ini ada beberapa yang tidak bisa berangkat karena sudah meninggal maupun alasan lain jadi cadangan ini keberangkatannya maju menjadi tahun ini,” papar dia.

Taufik mengatakan sebanyak 353 jemaah calhaj Gunungkidul akan masuk kloter 47 bersama 7 petugas. 46 jemaah akan masuk kloter 49, bergabung dengan Bantul. Adapun tahun ini, calhaj tertua berusia 87 tahun dan untuk paling muda 25 tahun. Jamaah calhaj Gunungkidul akan mulai diberangkatkan 6 Juni 2023 dari kloter 47.

Berita Lainnya  Penjagaan Perbatasan Diperketat, Tak Pakai Masker Diminta Putar Balik

Kepal Kanwil Kemenag Gunungkidul, Sa’ban Nuroni mengatakan vaksin meningitis jadi syarat utama untuk calhaj agar bisa diberangkatkan. Para calon jamaah haji ini telah melakukan vaksin dan melewati serangkaian persiapan untuk ibadah di tanah suci.

“Untuk vaksin dan persiapan lainnya sudah dilakukan. Tinggal menunggu jadwal keberangkatan, semoga nantin berjalan dengan lancar dan dapat kembali bersama-sama,” kata Sa’ban.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler