Sosial
Jadi Wilayah Langganan Kekeringan, Polda DIY Tanam Ratusan Pohon dan Bangun Sumur Bor di Mertelu
Gedangsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kecamatan Gedangsari merupakan salah satu wilayah yang selalu mengalami kesulitan air bersih saat kemarau tiba. Merespon hal itu, jajaran Kepolisian Daerah (Polda) DIY bersama sejumlah pihak melakukan penanaman ratusan pohon dan peresmian sumur di wilayah Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari, Kamis (02/01/2020). Diharapkan dengan kegiatan tersebut nantinya dapat mengatasi permasalahan air yang selama ini menjadi momok.
Wakapolda DIY, Brigjen Pol Karyoto mengatakan, pihaknya sangat prihatin ketika mendengar kabar wilayah Gedangsari ketika musim kemarau tiba. Pasalnya di wilayah itu kerap muncul di pemberitaan akan sulitnya air.
“Dengan diresmikannya sumur ini dengan debit air yang besar ini mampu mengatasi masalah kesulitan air. Sumur ini bisa mencukupi 4 RT,” terang Wakapolda.
Dirinya juga mengapresiasi masyarakat yang telah menyambut baik kedatangan rombongan dari Polda DIY tersebut. Selain itu, dirinya juga berharap kepada masyarakat agar tetap menjaga kelestarian lingkungan sehingga air nantinya dapat terus ada di sumur tersebut.
“Kita jaga dan rawat bersama lingkungan kita ini. Agar nanti ada air terus mengalir dan dapat dimanfaatkan,” kata dia.

Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga melakukan penanaman pohon. Diharapkan pohon tersebut nantinya dapat menjaga air tetap ada dan menjauhkan warga dari ancaman tanah longsor.
“Pohon adalah tanaman yang penting bagi kelasungan hidup manusia oleh sebab itu kami mengajak untuk menjaga pohon yang kami tanam demi kelangsungan hidup,” jelasnya.
Sementara itu, Dukuh Mertelu Sukimin, sangat berterimakasih dengan bantuan yang telah diberikan. Menurutnya dengan adanya sumber air ini dapat berguna bagi sekitar 500 warga yang ada di wilayah tersebut.
“Kami berterimakasih kepada kepada seluruh pihak, karena bantuannya telah menolong 532 jiwa warga Mertelu yang kekurangan air bersih,” ucap dia.
Dalam giat tersebut dirinya juga berharap ada bantuan untuk renofasi masjid. Pasalnya hanya terdapat satu masjid yang kondisinya kini sudah memperihatinkan.
“Tadi kita mendapat jawaban akan ada upaya bantuan pembangunan masjid. Karena masjid merupakan tempat ibadah kami sangat senang,” jelasnya.
Perlu diketahui kegiatan peresmian sumber air dan lenanaman pohon tersebut terselengara atas kerjasama Polda DIY, Kanwil Kementrian Agama DIY dan Komunitas Selembar Daun di Dusun Mertelu, Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari. Kegiatan Penanaman pohon di Padukuhan Mertelu merupakan program pemerintah yang dilaksanakan oleh Polda DIY dan jajaran dengan kode sandi #polrimenanamsejutapohon yang bertujuan untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized5 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
