Connect with us

Uncategorized

46 Sekolah di Gunungkidul Masih Menanti Pencairan Dana Revitalisasi

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com) – Dinas Pendidikan Kabulaten Gunungkidul mencatat masih ada sebanyak 46 sekolah penerima bantuan revitalisasi bangunab yang masih menunggu transfer dana dari pemerintah pusat. Dinas berharap agar proses pencairan dapat segera dilakukan, sehingga masing-masing sekolah dapat melakukan perbaikan bangunan untuk memberikan tempat belajar mengajar yang representatif dan nyaman.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, Nunuk Setyowati, mengungkapkan tahun 2026 terdapat 176 sekolah yang ditetapkan sebagai penerima program revitalisasi. Dari jumlah tersebut meliputo 78 Sekolah Dasar (SD), 77 satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan 21 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Saat ini baru 130 sekolah yang dana bantuan untuk revitalisasi telah cair. Sementara 46 sekolah lainnya belum menerima transfer dana hingga akhir Oktober lalu.

Berita Lainnya  Hari Pertama Penerapan PTSKM, Patroli Satpol PP Hingga Penyekatan Jalur Perbatasan

“Ada yang dananya belum cair sehingga pengerjaan fisik belum bisa dilakukan,” ungkapnya. 

Nunuk mengatakan bahwa mekanisme penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh kementerian ke rekening masing-masing sekolah. Dengan demikian, Dinas Pendidikan tidak terlibat secara langsung dalam proses pencairan maupun pengelolaan anggaran program tersebut.

“Kami hanya menyajikan data, tapi untuk program, anggaran tidak lewat dinas pendidikan karena langsung ditransfer dari kementerian ke sekolah,” tandas dia.

Lebih lanjut ia mengungkapkan belum mengetahui secara pasti penyebab belum cairnya anggaran bagi puluhan sekolah tersebut. Padahal, berdasarkan informasi yang diterima, sekolah-sekolah itu telah memenuhi persyaratan sebagai penerima bantuan.

Meski demikian, Dinas Pendidikan tetap menjalin komunikasi dengan sekolah penerima untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program. Dari 130 sekolah yang sudah menerima anggaran, baru tujuh sekolah yang menuntaskan seluruh pekerjaan revitalisasi. Adapun 123 sekolah lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Berita Lainnya  Belasan Kasus Baru HIV/AIDS di Gunungkidul Pada Triwulan Pertama

Dinas Pendidikan sendiri berharap pencairan bagi sekolah yang belum menerima bantuan dapat segera dilakukan. Terlebih, program tersebut telah disiapkan berdasarkan kebutuhan dan perencanaan masing-masing satuan pendidikan.

“Harapannya untuk sekolah yang belum melaksanakan bisa segera memeroleh pencairan untuk penyelesaian program revitalisasi, sesuai dengan perencanaan,” ungkapnya.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan pihaknya telah menerima laporan mengenai 46 sekolah yang masih menunggu pencairan bantuan. Pemkab Gunungkidul pun telah meneruskan informasi tersebut kepada kementerian terkait. Langkah ini dilakukan agar kendala penyaluran anggaran bisa segera mendapat perhatian dan ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat.

Endah berharap proses pencairan tidak berlarut-larut sehingga sekolah penerima dapat segera merealisasikan program perbaikan sarana dan prasarana pendidikan.

Berita Lainnya  Masih Ada 46 Titik Krisis Air Bersih, BPBD Himbau Pihak Ketiga Tepat Sasaran dalam Lakukan Dropping Air

“Selain itu yang penting dan terus kami tekankan adalah agar seluruh kepala sekolah menjalankan program revitalisasi secara cermat. Sebab, bantuan tersebut menggunakan mekanisme swakelola yang menempatkan kepala sekolah sebagai pihak yang bertanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan kegiatan. Setiap tahapan pekerjaan, dari pengelolaan anggaran hingga pelaksanaan pembangunan, harus berpedoman pada aturan yang berlaku. Jangan sampai justru ada temuan penyimpangan,” tegasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Kunjungan Terus Meningkat, Pemkab Naikkan Target PAD Wisata Jadi Rp63,2 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 menjadi...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Berita Terpopuler