Sosial
Udara Dingin Saat Malam Hari, Ini Penyebabnya Menurut BMKG
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Musim pancaroba tengah dihadapi masyarakat di Bumi Handayani. Bahkan belakangan ini, terutama ketika malam hari, udara dingin yang menusuk begitu terasa. Tentunya, dengan perubahan suhu yang cukup ekstrim, di mana pada saat siang hari terik dan pada malam harinya sangat dingin, berpotensi memicu munculnya penyakit pada manusia. Suhu dingin pada malam ini sendiri diperkirakan akan terus terjadi hingga beberapa waktu ke depan.
Beberapa hari terakhir ini udara di DIY terasa sangat dingin. Bahkan di Kapanewon Wonosari, suhu udara terpantau mencapai 20 derajat celsius. Udara sangat dingin begitu terasa di malam hari dan menjelang pagi.
Kepala Stasiun Klimatologi, BMKG DIY, Reni Kraningtyas mengungkapkan, fenomena suhu dingin terutama saat malam hari ini merupakan hal yang biasa terjadi. Dinginnya suhu itu, kata Reni, disebabkan oleh angin timur yang sedang bertiup menuju wilayah DIY. Salah satu ciri dari angin yang dikenal dengan Monsul Australia ini adalah bersifat kering.
“Suhu terasa dingin di malam hari dan panas di siang hari karena pada saat musim kemarau, angin timuran atau Monsun Australia sedang bertiup menuju wilayah Indonesia, tak terkecuali di wilayah DIY, angin timuran ini sifatnya kering dan tidak banyak membawa massa uap air,” katanya, Senin (27/07/2020).
Menururnya, dengan sifat kering tersebut, maka kemudian tidak terbentuk awan-awan hujan di atmosfer sekitar wilayah DIY. Dengan adanya hal ini, membuat sulit untuk terbentuknya awan-awan hujan. Dengan minimnya jumlah awan di atmosfer maka kemudian akan mempengaruhi suhu udara di bumi.
“Keberadaan awan-awan di atmosfer tersebut berfungsi menjaga kelembaban bumi dengan menghambat pelepasan panas ke atmosfer,” terang Reni.
Ia menjelaskan, terhambatnya pelepasan panas ke atmosfer bumi membuat suhu permukaan bumi menjadi lebih dingin daripada musim hujan.
“Pelepasan energi panas ini yang membuat suhu permukaan bumi pada musim kemarau menjadi lebih dingin daripada musim penghujan,” imbuh dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawati meminta masyarakat untuk menjaga kesehatan terutama di musim Pandemi Covid 19. Kendati ia menekankan bahwa covid19 tak dipengaruhi oleh udara, namun hawa seperti sekarang membuat kekebalan tubuh bisa menurun.
“Selama masyarakat tidak patuh protokol kesehatan maka kemungkinan besar bisa terpapar Covid19 dan daya tahan tubuh lebih berpengaruh untuk seseorang menjadi sakit atau tidak,” ucap Dewi.
Oleh karena itu, kepatuhan terhadap protokol kesehatan dan upaya menjaga kondisi tubuh agar tetap fit harus diutamakan. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk mematuhi protokol kesehatan.
“Harus dijaga tubuhnya, banyak minum air putih misalnya,” ujar Dewi.
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
