Sosial
Taman Kota Jadi Ajang Mesum Remaja, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tertangkapnya sepasang muda-mudi yang tengah berbuat mesum di kamar mandi Taman Kota Wonosari beberapa waktu silam seakan membuka tabir perihal ekses negatif taman terbesar di Kota Wonosari tersebut. Memanfaatkan kondisi sejumlah titik yang rawan penerangan, lokasi ini kerap dijadikan sebagai tempat mesum bagi para muda-mudi. Meski langkah antisipasi berupa patroli kerap dilaksanakan, namun tak lantas sepenuhnya menghilangkan perbuatan asusila ini.
Mengantisipasi hal ini kembali terjadi, pemerintah berusaha melakukan sejumlah langkah. Salah satu yang akan digulirkan adalah pembangunan perpustakaan berwujud Gazebo Membaca di Taman Kota Wonosari. Adanya perpustakaan ini diharapkan bisa mereduksi ekses negatif yang saat ini tengah terjadi.
Anggota DPRD Gunungkidul, Ari Siswanto menyebut bahwa konsep semacam ini pernah dibahas. Namun kemudian, konsep tersebut menguap seiring berjalannya waktu. Menurut Ari, konsep ini harus kembali dibahas dan kemudian diwujudkan melihat kenyataan yang terjadi di Taman Kota Wonosari saat ini.
"Saya kira ini sangat penting untuk diwujudkan,” kata Ari Siswanto, Kamis (23/08/2018) siang.
Ia menegaskan bahwa pihaknya siap untuk mengawal realisasi pembangunan perpustakaan ini. Ari meyakini dengan adanya perpustakaan ini, akan mengarahkan kegiatan di Taman Kota menjadi hal yang positif.

“Nanti juga bisa dioptimalisasi dengan keberadaan Taman Kuliner. Dengan ramainya kawasan tersebut, maka mempersempit kesempatan para remaja untuk berbuat negatif,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Gunungkidul Dwi Warna Widi Nugroho mengakui bahwa Taman Kota saat ini seringkali dimanfaatkan oleh kawula muda khususnya untuk berbuat mesum. Meski begitu, hal bukan lantaran pihaknya tak melakukan tindakan. Sebenarnya, Satpol PP Gunungkidul sudah sering menggelar razia di sekitar lokasi. Jika kemudian ditemukan pasangan muda-mudi yang nongkrong sampai larut malam, anggota langsung meminta mereka untuk segera pulang ke rumah masing-masing.
“Sudah sering kita mengambil tindakan,” kata Dwi Warna.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada Senin (20/08/2018) silam, petugas keamanan Taman Kota Wonosari memergoki sepasang pelajar yang tengah berbuat mesum. Keduanya diamankan ketika tengah berada di kamar mandi umum yang terletak di bagian utara taman. Saat digerebek, salah satu dari remaja tersebut bahkan sudah dalam keadaan setengah telanjang.
“Orang tuanya kami panggil dan kemudian kami berikan pembinaan sebelum diperbolehkan untuk pulang,” ucapnya kala itu.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
