Olahraga
Keluh Kesah Atlet MTB yang Merasa Tak Diperhatikan Pemerintah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Meski dikenal dengan daerah pegunungan sewu, namun Kabupaten Gunungkidul sama sekali tidak memiliki track untuk olahraga Mountain Bike (MTB). Olahraga mengendalikan sepeda dengan menuruni medan terjal ini semestinya bisa menjadi salah satu unggulan di Gunungkidul dengan kondisi geografisnya.
Salah seorang atlet MTB, Iqbal Galih David Mahendra (18) asal Kapanewon Karangmojo mengatakan bahwa selama ini belum banyak perhatian dari pemerintah terkait olahraga sepeda itu. Utamanya masih belum adanya ketersediaan sarana dan prasarana olahraga. Menurutnya, jika digali lebih dalam, bukan hanya dari bidang sepeda tetapi akan banyak atlet olahraga berbagai cabang yang sangat berpotensi apabila didukung dengan fasilitas latihan yang memadai.
“Saya setiap berlatih untuk kejuaraan pasti ke Sleman atau Bantul. Padahal Bantul itu dataran, tapi di sana malah gampang nyari jalur karena setiap daerah perbukitan pasti di kembangkan untuk track latihan Downhill (DH). Masa Gunungkidul yang banyak gunung justru malah gak ada jalur” ujar Iqbal kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com saat ditemui di sela aktifitasnya Kamis, 17/12/2020 sore.
Iqbal yang sudah menggemari DH sejak duduk di bangku SD kini sudah pasrah apabila memang tidak ada tindak lanjut dari pemerintah maupun KONI. Ia dan kawan-kawan penggiat sepeda MTB pun sudah melakukan berbagai upaya diantaranya pemetaan wilayah mana saja yang prospek untuk digunakan sebagai jalur DH dan menghubungi pihak terkait.

“Sejak 2018 lalu kami sudah lihat daerah mana yang bagus dibuat jalur dan ada dua pilihan, Embung Nglanggeran dan Batara Sriten. Kami juga udah pernah koordinasi dengan pihak pengelola tapi sampai sekarang gak ada tindak lanjut” ujar Nova Ari (25) penggemar DH saat ditemui di kesempatan yang sama.
“Pernah juga kami DM ke dinas pariwisata untuk ketemu dan ngobrol tentang pembukaan jalur. Karena embung itu wisata, kita bantu ramaikan dengan adanya DH di sana. Tapi juga gak ada respon sama sekali” Dwi Nurcahyo (25) menimpali.
Selain itu penggiat sepeda DH, Joko Setyo Prastowo mengungkapkan bahwa tidak adanya sikap yang diambil pemerintah merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi vakumnya komunitas GKMTB.
“GKMTB itu sudah lama sekali terbentuk, bahkan ada puluhan anggotanya. Tapi sekarang yang masih bertahan tidak sampai 15 orang. Karna ya itu, repot kalau harus angkut sepeda jauh-jauh ke luar Gunungkidul atau luar DIY. Jadi mereka sekarang memilih untuk berhenti saja” kata Joko.
Ia berharap pemerintah maupun pihak terkait mempertimbangkan apa yang mereka tawarkan untuk bekerjasama membangun pariwisata Gunungkidul. Melalui cara yang berbeda, yakni dengan menggiatkan olahraga sepeda di kawasan wisata.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
