Pemerintahan
Rehab Ringan di 2 Pasar Tradisional dan Nasib Keberlanjutan Pembangunan Pasar Munggi dan Pasar Karangijo
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus berupaya melakukan perbaikan sarana pra sarana di tempat-tempat umum. Seperti halnya dalam hal perbaikan fasilitas di pasar tradisional yang merupakan pusat perbelanjaan yang menjadi andalan sebagian besar kalangan masyarakat. Pada tahun 2021 ini, pemerintah akan melakukan program rehabilitasi dua pasar tradisional.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kelik Yuniantoro melalui Kepala Bidang Pasar, Ari Setiawan mengungkapkan, pemerintah terus berupaya memajukan dan mempertahankan eksistensi pasar tradisional. Beberapa program perbaikan menyasar sejumlah pasar setiap tahunnya. Pada tahun anggaran 2021 ini, rehab akan dilakukan di Pasar Grogol, Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo dan Pasar Pasar Klampok, Kapanewon Purwosari.
“Untuk anggarannya sendiri kecil hanya 75 juta untuk masing-masing lokasi,” kata Ari Setiawan, Selasa (07/09/2021).
Rehab ini hanya menyasar pada titik-titik tertentu yang sekiranya merupakan prioritas perbaikan dan penambahan fasilitas saja. Untuk di Pasar Grogol, Kalurahan Bejiharjo rencananya akan dibuat sebuah gazebo. Sehingga lebih menarik dan bisa dimanfaatkan oleh para pengunjung pasar.
“Itu anggarannya melalui APBD Gunungkidul. Harapannya memang jika ada anggaran yang tersedia dilakukan perbaikan dan penataan di pasar tradisional sehingga lebih tertata dan nyaman pengunjungnya,” jelas Ari.
Disinggung mengenai pembangunan pasar dengan anggaran yang lebih besar, ia mengungkapkan jika tahun ini pemerintah mengusulkan kelanjutan pembangunan pasar Karangijo, Kapanewon Ponjong dan Pasar Munggi Kalurahan Semanu, Kapanewon Semanu. Anggaran yang digunakan untuk pembangunan pasar ini adalah dari Tugas Pembantu dari Kementerian Perdagangan.
“Untuk Pasar Karangijo dan Munggi sekarang masih belum. Diusulkan bisa mengakses tahun 2022 mendatang,”jelasnya.
Besaran anggaran yang diusulkan oleh Pemkab Gunungkidul ke pemerintah pusat yaitu untuk Pasar Karangijo senilai 8 miliar rupiah dan Pasar Munggi sebesar 7,4 miliar rupiah. Mulanya, proses pelanjutan pembangunan diusulkan pada tahun 2021 ini, namun karena adanya kebijakan refocussing anggaran, permohonan anggaran tidak lolos. Rencananya, anggaran ini akan diusulkan ke pemerintah pusat pada tahun 2022 mendatang.
Seperti yang diketahui Pasar Karangijo yang dibangun sejak beberapa tahun lalu masih membutuhkan keberlanjutan pembangunan agar dapat difungsikan secara maksimal. Sehingga kemudian, masih perlu biaya yang banyak untuk pembangunannya. Renovasi sendiri masih kurang di sisi barat dan timur pasar.
Sementara Pasar Munggi juga sempat dilakukan pembangunan oleh pemerintah tapi masih ada sejumlah titik yang belum terselesaikan karena keterbatasan anggaran.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized6 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
