Pemerintahan
Bangkitkan UMKM Desa Prima, Produk Hasil Olahan Ibu-ibu Ulet Gunungkidul
Semanu, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejumlah produk UMKM dipamerkan secara besar-besaran di komplek Telaga Jonge, Kapanewon Wonosari. Yang menarik, hampir seluruh produk sendiri merupakan karya kalangan ibu-ibu Gunungkidul. Adapun bazar ini merupakan salah satu kegiatan Desa Perempuan Indonesia Maju Mandiri (Desa Prima) untuk memperingati Hari Ibu. Anggota Desa Prima sendiri adalah ibu-ibu yang mengelola UMKM di Kalurahannya masing-masing dengan memanfaatkan potensi yang ada.
Kepala Seksi Pemberdayaan Perempuan, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Siti Badriyah, mengungkapkan, jika pihaknya menyelenggarakan pameran UMKM oleh Desa Prima seluruh Gunungkidul yang bertempat di Telaga Jonge, Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu pada Kamis (16/12/2021) ini. Kegiatan ini menurut Siti adalah untuk membantu memasarkan produk-produk UMKM ini. Selain itu juga untuk menggeliatkan peran wanita Gunungkidul yang memang terkenal ulet dan pantang menyerah.
“Desa Prima itu kelompok perempuan yang sudah mandiri, biasanya diawali dengan pelatihan terlebih dahulu. Setelah pelatihan, mereka dimotivasi dan membuat kelompok UMKM untuk mengembangkan potensi di Kalurahan,” ucapnya, Kamis (16/12/2021).
Berbagai macam potensi digelar dalam kegiatan tersebut sesuai dengan wilayahnya. Seperti pengelolaan produk makanan, batik, ataupun kerajinan tangan. Sampai saat ini sudah terdapat 39 UMKM Desa Prima. Namun yang mengikuti pameran tersebut hanya 32 UMKM saja. Ia harapkan Desa Prima dapat dibentuk diseluruh Kalurahan sehingga dapat mengembangkan potensi yang ada.
“Kami punya 39 UMKM, tapi yang siap mengikuti ada 32 UMKM. Ini hanya berlangsung hari ini saja,” sambungnya.
Perwakilan Desa Prima Lestari, Kalurahan Giripurwo, Kalurahan Purwosari, Endang Tri Martani, menyampaikan, dengan adanya pameran ini dapat membantu memperkenalkan produk yang dikelola oleh ibu-ibu Kalurahan Giripurwo. Pihaknya sendiri mempunyai produk unggulan berupa crimping pisang yang mana di Kalurahan Giripurwo pisang merupakan komoditi yang mudah ditemui dan harganya sangat murah. Ia berharap dengan adanya potensi yang ada, pihak-pihak terkait dapat membantu mengembangkannya dengan memberikan pelatihan pengelolaan produk-produk berbahan baku pisang lainnya.
“Kami berharap ada pelatihan-pelatihan untuk mengembangkan pisang, soalnya pisang di daerah kami sangat murah. Mungkin dengan ada pelatihan membikin selai atau variasi lainnya bisa menambah variasi lain sehingga meningkatkan income kami. Sebelumnya kami menjual produk-produk kami melalui warung-warung di sekitar kami, mau mencoba ke supermarket tapi belum percaya diri,” urai Endang.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Uncategorized4 minggu yang laluUsai Dua Periode Kepemimpinan Sariyanto, Kini Direktur Bumkal Maju Mandiri Bejiharjo Berganti
