Peristiwa
Kakak Adik Ditemukan Tak Bernyawa, Niatnya Bikin Konten Medsos
Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Kakak beradik warga Padukuhan Gandu, Kalurahan Mertelu, Kapanewon Gedangsari, yang sempat dalam pencarian di wilayah Pantai Parangracuk, Kapanewon Saptosari telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kedua korban tersebut terseret arus dan tenggelam setelah diduga hendak membuat konten di media sosial.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Marjono, mengatakan, sejak kemarin upaya pencarian terhadap kakak adik yang hilang ini dilakukan oleh tim gabungan. Pagi tadi sekitar pukul 06.30 WIB Aris Setia Atmoko ditemukan meninggal dunia di sekitar lokasi penemuan barang dan pakaiannya. Upaya pencarian korban lainnya tetap dilakukan dan sekitar pukul 15.30 WIB membuahkan hasil.
Dimana tim gabungan berhasil menemukan korban kedua atas nama Toni Hidayat yang lokasinya tidak jauh dari korban memarkirkan motornya.
“Korban kedua berhasil ditemukan setelah tujuh jam penyisiran sejak ditemukan korban pertama, korban kedua ditemukan sekitar 50 meter sebelah barat dari lokasi kejadian,” terang Marjono.
Jenazah kemudian dievakuasi dan didaratkan melalui Pantai Baron. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Wonosari untuk dilakukan pemeriksaan sebelum dikembalikan ke rumah duka.
“Dengan ditemukannya kedua korban maka operasi pencarian resmi ditutup,” ujar dia.
Ia menjelaskan, dimungkinkan kakak beradik ini terseret arus saat tengah bermain air di pantai tersebut saat membuat konten video untuk media sosialnya. Sebab saat petugas mengecek handphone yang ditemukan terdapat beberapa rekaman video yang dibuat sekjtar pukul 11.00 WIB.
Lokasi ini memang terbilang berbahaya. Selama ini hampir tidak pernah ada aktivitas di sekitar lokasi baik untuk wisata maupun untuk memancing.
Sebagaimana diketahui, kejadian bermula ketika sejumlah warga yang sepulang dari memancing menemukan sepeda motor tanpa pemilik yang terparkir di area pantai parangracuk pada Kamis (27/04/2023) malam. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas setempat dan kemudian dilakukan penyisiran di sekitar lokasi.
Hasilnya ditemukan barang-barang yang diduga milik pengunjung tersebut yang mengalami kecelakaan laut. Upaya pencarian pun dilanjutkan dengan melibatkan tim gabungan dari warga, SAR, TNI, dan Polri.
Upaya pencarian pun membuahkan hasil, tim gabungan pada Jumat (28/04/2023) sekitar pukul 06.45 WIB berhasil menemukan korban pertama yang bernama Aris Setiatmoko dalam kondisi meninggal dunia di tebing tempat ditemukannya sepeda motor.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
