Peristiwa
Laka Maut di Rongkop, Seorang Pelajar Tewas Usai Terlempar Sejauh 15 Meter di Jurang
Rongkop,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Petir-Botodayaan tepatnya di Padukuhan Kedung, Kalurahan Botodayaan, Kapanewon Rongkop, Senin (11/09/2024). Satu korban meninggal dengan luka mengenaskan dalam peristiwa tersebut, sedangkan satu korban lain mengalami luka serius dan belum sadarkan diri sehingga harus mendapatkan perawatan intensfis dari tim medis.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Darmadi mengungkapkan, kecelakaan maut ininterjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, Andrian Satria Aji Nugraha (20) warga Dilem, Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Vixion nopol AD 2717 WI. Pemuda ini melaju dari arah Petir menuju Botodayaan dengan kecepatan tinggi.
Sesampainya di lokasi kejadian tepatnya di jalanan yang menikung ke kanan dan menanjak, Andrian yang tidak hafal medan tidak bisa menguasai laju kendaraanya sehingga kendaraan menabeak pembatas jalan. Apesnya, kendaraan tersebut terus melaju hingga terperosok dan terjatuh ke jurang.
Tubuh Andrian dan pemboncengnya yaitu Putra Dwi Ramadani (16) warga Nglaran, Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri pun terlepas dari kendaraan dan ikut terjatuh ke jurang ladang.
“Kedua korban terlempar sepanjang 15 meter, kedalaman 5 meter,” ucap Iptu Darmadi saat dikonfirmasi Senin malam.
Keduannya mengalami luka sangat serius usai kecelakaan tersebut. Jarak satu korban dengan korban lain pun lumayan jauh pun demikian dengan kendaraan mereka yang terpelanting dari jalanan sampai ke jurang. Warga yang mengetahui kejadian ini kemudian berkerumun untuk memberi pertolongan dan melaporkan kejadian ini ke kepolisian.

Adapun saat dicek oleh warga, pembonceng kendaraan tersebut yakni Putra Dwi Ramadani mengalami luka luka cidera kepala berat, muka sobek, patah tangan kiri, dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Luka di bagian wajah cukup parah sehingga korban berlumuran darah.
Sedangkan pengendara sepeda motor mengalami luka cidera kepala ringan, wajah luka, belum sadar, dan dirawat di RSUD Wonosari.
“Dugaan sementara karena pengendara kurang tahu medan yang dilalui. Untuk korban meninggal setelah dilakukan penanganan di rumah sakit kemudian kami serahkan ke pihak keluarga,” paparnya.
“Untuk barang bukti kecelakaan berupa sepeda motor yang rusak ringsek di bagian depan juga sudah kami amankan,” paparnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
