Politik
Hari Pertama Kampanye, Tim Pemenangan Prabowo-Gibran Gunungkidul Bagi-bagi Nasi dan Susu
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Tim pemenangan Prabowo-Gibran Gunungkidul mulai bergerak di hari pertama kampanye. Adapun salah satu kegiatan yang dilakukan untuk semakin mengenalkan Capres Cawapres nomor 2 ini adalah dengan pemberian makan siang dan susu bagi warga yang memiliki balita dan anak sekolah. Sebab hal tersebut merupakan salah satu program yang digagas Prabowo untuk mengatasi stunting baik di daerah maupun secara nasional.
Ketua tim pemenangan Prabowo-Gibran, Purwanto mengatakan, program makan siang dan susu gratis, serta bantuan gizi untuk anak-anak dan ibu hamil secara serentak di berbagai daerah Indonesia pada hari pertama kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Targetnya untuk saat ini di Kabupaten Gunungkidul yaitu 5.000 paket makan dan minum tersalurkan bagi anak sekolah dan mereka yang sedang hamil ataupun memiliki balita.
“Program pemberian makan siang ini digagas oleh Pak Prabowo, menjadi salah satu misi kedepannya jika menjadi Presiden RI maka anak sekolah dari PAUD sampai SMA/SMK akan mendapatkan makan siang dan susu gratis,” kata Purwanto.
“Tentu arahnya untuk menekan angka stunting di daerah maupun secara nasional. Tentu dengan tingginya angka stunting menjadi sebuah perhatian yang harus segera ditanggulangi,” sambung dia.
Selasa (28/11/2023) pihaknya membagikan ke pelajar-pelajar yang telah pulang sekolah, ibu-ibu yang memiliki balita dan beberapa kalangan lainya. Disampimg itu, pihaknya juga mensosialisasikan berkaitan dengan pentingnya berpartisipasi dalam demokrasi 2024 mendatang.

“Kami akan terus bergerak dan melakukan konsolidasi hingga ke akar rumput untuk memenangkan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 ini,” tandas dia.
Disinggung mengenai target suara, Purwanto mengatakan 70 persen suara warga Gunungkidul ditargetkan terserap oleh pasangan nomor 2 tersebut. Untuk itu pihaknya bersama dengan partai koalisi lainnya akan terus bergerak ke lapangan untuk mendapatkan simpatisan dan suara rakyat.
“70 persen suara Gunungkidul masuk ke Prabowo-Gibran. Pada periode lalu 30 persen suara Prabowo nah itu kami pertahankan, diakui atau tidak saat ini Jokowi kan juga masuk ke kubu Prabowo yakin suara atau simpatisan Jokowi ini nantinya akan beralih ke Prabowo-Gibran,” tegas Ketua DPC Gerindra Gunungkidul tersebut.
Sementara itu, Sekretaris DPC Gerindra Gunungkidul, Angga Sandy Farisma mengatakan, beberapa strategi tentu telah disusun untuk pemenangan pasangan Menteri Pertahanan dan Wali Kota Solo tersebut. Mulai dsri pendekatan dengan generasi milenial dan Gen Z untuk berpartisipasi pada pesta demokrasi ini dan strategi-strategi lain yang disusun bersama dengan partai koalisi.
“Kami terus berupaya dan berkeyakinan menang,” papar Angga Sandy Farisma.
“Yang pasti kita sudah mempunyai keyakinan bahwa memang Prabowo-Gibran mampu memimpin Indonesia lebih maju kembali, dan kita selaku Pengurus DPC Partai Gerindra akan tetap menunggu instruksi apa yang akan diberikan oleh tingkat DPD maupun DPP lebih jelas,” tutup dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
