Pemerintahan
Pantau Khusus Kasus Satpol PP Nyolong Sepeda, Bupati: Kami Tidak Mentolerir Pelanggaran
Wonosari,(pidjar.com)–Kasus dugaan pencurian sepeda di Padukuhan Seneng, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, yang terjadi Rabu (08/04/2026) silam terus menjadi sorotan. Terlebih, terduga pelaku berinisial JE diketahui masih aktif sebagai anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gunungkidul. Berkaitan kasus ini, bahkan Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih sendiri melakukan pantauan khusus.
Korban, Ilham Aldi Cahyono, telah melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Wonosari. Polisi pun bergerak cepat dengan mengamankan terduga pelaku guna kepentingan penyelidikan.
Kapolsek Wonosari, Kompol Tri Wibawa, menegaskan bahwa kasus tersebut masih dalam proses hukum dan tengah didalami untuk kelanjutan ke tahap berikutnya.
“Terduga pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, memberikan penjelasan lebih panjang terkait sikap pemerintah daerah atas kasus yang menyeret oknum aparat tersebut. Ia mengaku telah menerima laporan awal dan mengikuti perkembangan kasus tersebut.

“Saya sudah mendapatkan informasi terkait kejadian ini. Namun, kami tidak bisa serta-merta mengambil keputusan sebelum proses hukum selesai,” tegasnya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul harus berhati-hati dalam mengambil langkah, terutama menyangkut status kepegawaian seseorang yang masih dalam proses hukum.
“Kami menjunjung asas praduga tak bersalah. Jadi, untuk sementara kami menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian,” imbuhnya.
Endah juga mengungkapkan bahwa terduga pelaku sebelumnya telah beberapa kali mendapatkan sanksi disiplin. Hal ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah ke depan.
“Memang yang bersangkutan ini sudah pernah mendapatkan sanksi sebelumnya. Itu tentu menjadi bahan evaluasi bagi kami,” ungkapnya.
Meski demikian, ia memastikan bahwa jika terbukti bersalah, pemerintah tidak akan ragu untuk menjatuhkan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.
“Kalau nanti hasilnya sudah jelas dan terbukti, tentu akan ada tindakan tegas. Kami tidak akan mentolerir pelanggaran, apalagi yang mencoreng nama institusi,” tegasnya lagi.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan oknum aparat penegak ketertiban. Banyak pihak menilai, kejadian tersebut berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah daerah.
Di sisi lain, kepolisian memastikan proses penanganan perkara dilakukan secara profesional dan tanpa intervensi.
“Kami pastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur,” tegas Kompol Tri Wibowo
Hingga kini, penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap fakta secara menyeluruh. Publik pun menanti langkah tegas, baik dari aparat penegak hukum maupun pemerintah daerah, dalam menyikapi kasus ini.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
